Nusantara

Ribuan Buruh Banten Akan Kepung KP3B, Ini Empat Tuntutan kepada Gubernur

INDOPOSCO.ID – Sekitar 15 ribu hingga 20 ribu massa gabungan buruh, mahasiswa dan masyarakat Banten akan mengepung Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (5/1/2022) besok.

Ribuan buruh yang berasal berbagai organisasi serikat pekerja di Banten tersebut akan melakukan aksi unjuk rasa untuk menyampaikan empat tuntutan kepada Gubernur Banten Wahidin Halim.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Serikat Pekerja Nasional (SPN) Banten, Intan Indria Dewi kepada INDOPOSCO, Selasa (4/1/2022) menjelaskan, ribuan buruh akan datang dari delapan kabupaten/kota di Banten untuk melakukan aksi di depan KP3B.

“Titik kumpul massa ada di setiap kabupaten/kota. Massa akan bergerak secara serempak dari delapan kabupaten/kota. Yang melakukan aksi tidak hanya buruh tetapi juga mahasiswa dan masyarakat biasa. Kami estimasikan jumlah massa antara 15 ribu hingga 20 ribu orang,” ujar Intan.

Intan menyampaikan bahwa aksi unjuk rasa tersebut dilakukan untuk menuntut empat hal yakni mendesak Gubernur Banten Wahidin Halim merevisi Surat Keputusan terkait Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) delapan kabupaten/kota di Banten.

“Kami mendesak kenaikan UMK 5,4 persen dari sebelumnya. Hal ini sesuai dengan kondisi perekonomian dan inflasi di Banten,” kata Intan.

Tuntutan kedua, kata Intan, mendesak Gubernur Banten Wahidin Halim untuk mencabut laporan ke Polda Banten untuk enam tersangka buruh dan membebaskan para tersangka dari tuntutan hukum tanpa syarat.

“Kami juga mendesak agar hentikan kriminalisasi terhadap buruh dan mahasiswa,” ujar Intan.

Sementara tuntutan keempat (terakhir) lanjut Intan, mendesak Gubernur Banten Wahidin Halim untuk menggratiskan pendidikan di Banten.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button