Viral, Oknum Ormas Intimidasi Dokter RSUD Malingping

INDOPOSCO.ID – Beredar sebuah video yang memperlihatkan sejumlah oknum diduga anggota salah satu Organisasi Masyarakat (Ormas) yang mengintervensi dokter jaga Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah (IGD RSUD) Malingping.
Dalam video yang beredar di media sosial Tik Tok yang diupload oleh akun @hendihendikasuh dengan durasi 1 menit 47 detik itu terlihat tiga oknum anggota salah satu Ormas berbaju hitam, mengintervensi dokter jaga agar tidak menggunakan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penanganan pasien yang merupakan orang tua ketua salah satu Ormas.
Baca Juga : PHK Sepihak 23 Karyawan RSUD Malingping, Disnakertrans Banten Lakukan Mediasi
“Coba kalau misalkan tidak menggunakan SOP kita dipermudah, kita tidak akan clash tidak akan clash. Bapak tahu tidak,” ujar salah seorang oknum anggota Ormas yang mengenakan kaos hitam panjang dengan nada tinggi di IGD RSUD Malingping seperti dilihat INDOPOSCO, Sabtu (11/12/2021)
Namun meski mereka (oknum anggota Ormas, terus mengintervensi dokter jaga IGD RSUD Malingping keukeuh dengan dalih semua pasien dilayani tanpa dibeda-bedakan).
Kabid Pelayanan Medis, RSUD Malingping, dr Sobran Yulindra, mengatakan, RSUD Malingping memiliki SOP (Standar Operasional Prosedur) sebagai acuan dalam bertindak dan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Selain itu SOP juga merupakan penilaian terhadap kualitas pelayanan.
Baca Juga : Geger, Ada Calo Pegawai di Samsat dan RSUD Malingping
“Pasien yang dimaksud bbrp orang beratributkan salah satu ormas itu dilakukan pemeriksaan Lab dulu sebelum masuk ke ruang IGD, karena SOP nya untuk mencegah infeksius covid ke pasien lainnya,” katanya.
Sobran, menuturkan, pihak keluarga pasien meminta agar dimasukan ke IGD dengan alasan kedininganan. Namun baru beberapa menit di dalam IGD sejumlah orang berpakaian atribut salah satu Ormas meminta kepada dokter jaga IGD agar pasien dipindah ke VVIP. Padahal pasien masih dalam diobservasi oleh dokter.
“Karena masih diobservasi oleh dokter DPJP dan belum bisa pindah ranap sesuai SOP. Keluarga pasien marah-marah dan minta pulang paksa,” ujarnya.
Untuk diketahui, video yang sekarang viral di media sosial Tik Tok itu diunggah sebelum aksi unjuk rasa yang dilakukan salah satu Ormas dan mahasiswa diantaranya yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC). (yas)