• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Akademisi Menilai secara De Jure Ada Dua Sekda di Banten

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 30 November 2021 - 22:24
in Daerah
pemprov banten

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Proses pemberhentian Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Al Muktabar hingga saat ini secara de jure belum final karena belum ada Surat Keputusan (SK) Presiden terkait pemberhentian dimaksud. Artinya, secara de jure (hukum), Al Muktabar masih menjabat sebagai Sekda Banten yah sah.

Namun, di sisi lain Gubernur Banten Wahidin Halim telah mengangkat Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Banten, Muhtarom yang juga menjabat sebagai Kepala Inspektorat Banten. Jadi, secara de jure, ada dua Sekda di Pemprov Banten.

BacaJuga:

Kapal Pesiar Singgah di Biak, Bea Cukai Pastikan Pelayanan dan Pengawasan Berjalan

Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi

Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1

“Diakui atau tidak, Banten memiliki dua Sekda. Sekda yang diangkat oleh SK Presiden dan hingga saat ini belum bisa diberhentikan oleh Gubernur karena harus ada SK pemberhentian dari Presiden juga. Satu lagi Sekda dengan SK Gubernur, yakni Plt. Sekda yang diharapkan segera menggantikan Sekda yang sah apa pun caranya. Apa motif dari perancang situasi ini,” kata akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang, Ikhsan Ahmad, kepada INDOPOSCO, Selasa (30/11/2021).

Ikhsan menilai kegaduhan dualisme Sekda Banten mengindikasikan bahwa tata kelola pemerintahan di Pemprov Banten begitu fatalistik dan sesat.

“Ada Sekda definitif namun dibuat non definitif dan ada Sekda yang belum definitif tetapi dipaksakan sah dan tanpa malu menjadi Plt. Sekda. Konsekuensi dan risiko hukum dalam peristiwa ini pasti ada, namun agaknya disingkirkan dan tanpa disadari mempertontonkan kelemahan dan rendahnya kapasitas, integritas dan moralitas birokrasi dan kepemimpinan di dalamnya,” tegas Ikhsan.

Baca Juga: Selter Sekda Banten Diperkirakan Tahun Depan

Menurut Ikhsan, penjatuhan hukuman disiplin yang berikan Gubernur kepada Sekda yang sah, kemudian disidang dalam pemeriksaan oleh Kepala Inspektorat yang merangkap sebagai Plt. Sekda bersama beberapa orang pejabat Pemprov dengan materi pemeriksaan berkisar soal pengunduran diri sebagai Sekda Provinsi Banten dan soal absensi adalah fenomena langka dan jauh dari norma-norma etika pemerintahan dan etika birokrasi.

“Sekda Provinsi adalah pejabat eselon I dan tertinggi pada birokrasi di pemerintahan provinsi dan atau di kementerian/lembaga non kementerian. Kalau pejabat tingginya saja diperlakukan seperti ini, bagaimana mereka memperlakukan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Ikhsan, tidak jelas substansi substansi pemeriksaan yang dilakukan terhadap Al Muktabar selaku Sekda Banten yang sah.

Ikhsan mempertanyakan motif di balik pemaksaan kehendak untuk menggantikan Sekda Banten ini.

“Mengapa polemik ini terjadi? Apa akar masalahnya? Apa pertimbangannya, mengapa mesti ada penggantian Sekda di sisa akhir jabatan yang hanya tinggal beberapa waktu? Apa dasar evaluasinya mengapa Sekda yang sah harus diganti? Dan apa evaluasinya mengapa mesti ada Plt. Sekda? Dan mengapa tidak ada penjelasan yang meyakinkan atas perbuatan curang memblok absensi?” ujar Ikhsan.

Ikhsan menegaskan, berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, keputusan pemberhentian Sekda provinsi adalah wewenang presiden atau Menteri Dalam Negeri atas nama presiden karena Sekda Provinsi diangkat oleh Presiden.

Oleh karenanya keputusan Gubernur yang memberhentikan Sekda dengan SK Gubernur adalah cacat hukum.

“Sebaiknya Al Muktabar, yang secara de jure masih menjabat Sekda Provinsi Banten melakukan perlawanan hukum baik melalui laporan pidana, gugatan perdata atau Tata Usaha Negara (TUN) bukan untuk sebuah kepentingan pertarungan politik tetapi pembelajaran kepada birokrasi dan masyarakat agar yang salah ke depan tidak terulang,” katanya.

Ikhsan berpendapat, dengan hebohnya kasus yang cukup memalukan ini, dan setelah berbagai kasus penting lainnya yang banyak menarik perhatian publik, Pemprov Banten saat ini betul-betul sedang berada di titik nadir dalam perspektif good governmance.

“Adakah hal ini berkaitan dengan sindrom akhir masa jabatan dan atau skenario politis menjelang Pilkada 2024,” pungkas Ikhsan. (dam)

Tags: Al MuktabarPemprov BantenSekda Banten

Berita Terkait.

Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Daerah

Kapal Pesiar Singgah di Biak, Bea Cukai Pastikan Pelayanan dan Pengawasan Berjalan

Kamis, 24 September 2026 - 19:45
Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Daerah

Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi

Kamis, 24 September 2026 - 18:55
Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1
Daerah

Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1

Kamis, 24 September 2026 - 16:15
Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan
Daerah

139 Calon Pekerja Migran Nonprosedural Dicegat di Pelabuhan Nunukan

Kamis, 24 September 2026 - 15:05
Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan
Daerah

Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

Kamis, 24 September 2026 - 14:25
Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026
Daerah

Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026

Kamis, 24 September 2026 - 14:04

OLAHRAGA

java
Olahraga

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 24 September 2026 - 11:21

INDOPOSCO.ID – Kemenangan Persija Jakarta atas Java United justru menyisakan persoalan di luar lapangan. Duel yang berakhir dengan skor 1-0...

SelengkapnyaDetails
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1027 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    970 shares
    Share 388 Tweet 243
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Produksi 1.250 Ton per Hari, Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.