Nusantara

Kejagung Diminta Usut Dugaan Korupsi Pelabuhan Tanjung Api-Api

INDOPOSCO.ID – Koalisi Mahasiswa Pemberantasan Korupsi (Kampak) meminta Kejaksaan Agung untuk mengusut dugaan korupsi dalam rencana pembangunan proyek pelabuhan di Tanjung Api-Api, Provinsi Sumatera Selatan.

“Menurut temuan kami, di proyek Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Api-Api sarat korupsi,” Ketua Umum Kampak Martin S, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Martin mengatakan pihaknya menemukan adanya permainan tender proyek yang diprediksi dimainkan oleh pihak dari Kementerian Perhubungan, berupa tender proyek yang dimenangkan malah lebih tinggi dari harga sesungguhnya, yakni sebesar Rp15 miliyar sampai dengan Rp20 miliyar.

Praktik korupsi ini diprediksi melibatkan orang per orang dari Kementerian Perhubungan berinisial DC dan MF serta mafia tender lainnya.

Bagi ia, dugaan korupsi permainan tender proyek Pelabuhan Tanjung Api-Api ini berlawanan dengan arah pembangunan pemerintah demi memajukan sebuah bangsa.

Sebenarnya, tutur Martin, pembangunan di Indonesia harus dibantu, namun apabila ternyata pembangunan tersebut menjadi ajang meraup keuntungan individu maka harus diusut.

Atas dasar itu, Kampak menekan Kejaksaan Agung untuk mengusut dugaan korupsi di Pelabuhan Tanjung Api-Api tersebut dan meminta untuk menghentikannya proyek pembangunannya.
“Kami juga mendukung Kejagung untuk mengawal proyek tersebut. Kami meminta Kejagung untuk turun dan melihat langsung. Jika benar, maka kami meminta agar proyek tersebut dihentikan,” ujar Martin.

Desakan dan permintaan kepada Kejagung untuk mengusut dugaan korupsi di Pelabuhan Tanjung Api-Api juga disampaikan Kampak dalam aksi unjukrasa di depan Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan. (mg4)

Back to top button