Aktivis: Sedekah ASN Banten Berpotensi Pungli

INDOPOSCO.ID – Penggiat anti korusi Banten Uday Suhada sangat menyanyangkan ppmngutan yang dari Apararur Sipil Negara (ASN) dibungkus dengan bahasa sedekah.
Apalagi,permintaan sedekah itu tidak jelas siapa penanggungajawab dari kegiatan tersebut, dan hanya diakukan dengan cara mengedaran via tulisan whatsapp secara berantai.”Ini makin tidak jelas, pengumpulan dana untuk HUT Banten, dilakukan dengan cara bikin edaran via tulisan di Whanstaap yang di share ke grup atau android para ASN,” ujar Uday yang juga direktur Aliansi Lembaga Independe Peduli Publik (ALIPP) kepada indoposco,Kamis (23/9/2021).
Uday mengaku bingung, siapa yang membuat tulisan permintaan sedekah tersebut dan siapa yang bertanggung jawab dalam kegiatan itu.” Inikan dana publik, harus ada pertanggungjawabannya,” cetusnya.
Menurut Uday, jika tidak ada payung hukum dalam meminta sumbangan untuk perayaan HUT Banten ke 21 itu, maka kegiatan tersebut bisa dikategorikan sebagai pungli. “Sebab siapa yang membuat, goib dan tidak jelas,” imbuhnya.
Alasan kegiatan itu masuk dalam ketegori pungli, karena tidak jelas siapa yang menginstruksikan dan siapa yang membuat narasi itu.” Kalau ada penanggungjawab kan kegiatannya bisa dipertanggungjawabkan,” tukasnya.
Informasi yang beredar, dana sedekah para ASN itu nantinya akan dibelikan sembilan bahan pokok (Sembako) yang akan dibagikan kepada warga tak mampu melalui salah satu BUMD (Badan Usaha Mulik Daerah),yakni, Agrobisnis Banten Mandiri (ABM).
Namun hinga kini,belum diketahui pasti apakah nantinya benar BUMD ABM atau bukan yang akan mendistribusikan bantuan sembako tersebut hingga kini juga masih belum ada kejelasan.
Direktur BUMD ABM Saeful yang dikonfirmasi indoposco melalui pesan wahatsaap hingga kini belum merespon pertanyaan yang dikirimkan, meski pesan yang dikirimkan kemungkinan sudah dibaca dengan dua tanda centang,namun belum ada centang biru. (yas)