Nusantara

Jaksa Tangkap Terpidana Penyelundup HP yang Dikabarkan Meninggal

INDOPOSCO.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkayang, Kalimantan Barat meringkus Jutin Lais (66) seorang pria asal Jagoi Babang, terpidana kasus penyelundupan ribuan telepon genggam pada tahun 2008 yang sempat diinformasikan meninggal.

Kajari Bengkayang Fachrizal dalam keterangan tertulisnya di Bengkayang, Selasa (3/8/2021), menjelaskan terpidana ditangkap Senin (2/8) pukul 13.30 WIB setelah sempat menghilang karena diinformasikan meninggal.

Ia menjelaskan, setelah pihaknya memperoleh salinan putusan kasasi dari MA, maka tim eksekusi Kejari Bengkayang berupaya mencari terpidana, namun keberadaan terpidana sulit ditemukan.

Terpidana yang diketahui bernama Jutin Lais (66) masyarakat Jagoi Babang sebelumnya divonis bersalah berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI No. 2060 K/Pid. Sus/2009, tanggal 29 September 2010 yang menguatkan hasil putusan Pengadilan Negeri Bengkayang serta Pengadilan Tinggi Pontianak, yaitu pidana 1 tahun 3 bulan serta denda Rp500 juta.

Terpidana sempat dikabarkan meninggal dunia serta dapat surat kematian dari Kades Jagoi Babang. Hal itu diketahui pada tahun 2016, saat Kejaksaan Negeri Bengkayang meminta bantuan Polres Bengkayang untuk mencari terpidana Jutin Lais dalam rangka melaksanakan eksekusi Putusan Mahkamah Agung RI.

Namun tidak beberapa lama kemudian, Kejaksaan Negeri Bengkayang menerima surat yang menyatakan terpidana sudah meninggal dunia dengan dasar penerbitan surat kematian dari Kepala Desa Jagoi Babang.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button