Nusantara

Dinsos Banten Bantah Tudingan Wali Kota Tangerang

INDOPOSCO.ID – Pernyataan Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah yang menuding tidak adanya koordinasi antara Dinas Sosial Provinsi Banten dan Kementerian Sosial, dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berbuntut panjang.

Setelah mendapat kritikan tajam dari anggota DPRD Banten Dapil (Daerah Pemilihan) Kota Tangerang, Djajuli Abdilah yang menuding Wali Kota Tangerang tidak memahami masalah dan asal bunyi, serta terkesan cuci tangan terhadap dugaan pungli bagi penerima Program Keluarga Harapan (PKH), sebagaimana tudingan Menteri Sosial Tri Rismaharini. Kini giliran Dinas Sosial (Dinsos) Banten buka suara.

Plt Sekretaris Dinsos Banten, Budi Darma Sumapraja mengatakan, bahwa pendamping PKH untuk Kota Tangerang, sekretariatnya ada di kantor Dinsos Kota Tangerang.

”Berdasarkan hasil investigasi ke lapangan oleh koordinator PKH Banten ke lapangan, bersama Direktur JSK (Jaminan Sosial Keluarga) dan Direktur Pemberdayaan Sosial, Kementerian Sosial didapat kesimpulan bahwa yang dipotong itu bukanlah penerima PKH, melainkan penerima BST (Bantuan Sosial Tunai) yang terdampak Covid-19 yang dicairkan melalui kantor pos. Mereka bukanlah binaan teman-teman PKH,” ujar Budi, Sabtu (31/7/2021) malam.

Ia merasa aneh, adanya tudingan penerima BST mengaku dipotong Rp 50 ribu oleh pendamping PKH. Padahal, penerima BST bukanlah binaan dari pandamping PKH.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button