Nusantara

Tak Ada Surat Keterangan Covid-19, Warga di Kota Serang Bongkar Makam

INDOPOSCO.ID – Lonjakan kasus Covid-19 di wilayah Provinsi Banten masih belum dapat dikenalikan. Hampir semua rumah sakit penuh lantaran merawat pasien positif virus corona.

Bahkan, tidak sedikit warga yang tekonfirmasi positif meninggal dunia akibat Covid-19. Di Kota Serang, ada peristiwa pembongkaran mayat yang sudah dikubur selama lima hari. Hal itu akibat simpang siur kejelasan pasien terpapar Covid-19 atau tidak.

Kejadian pahit itu harus dialami almarhum Asiah, istri dari Chahroni warga Lingkungan Cidadap, Keluarahan Tinggar, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten. Menurutnya, alasan pembongkaran makam istrinya lantaran ingin dikuburkan sesuai adat lingkungan yakni menggunakan syariat Islam.

Ditambah, sejak dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten hingga meninggal, tidak ada surat keterangan resmi almarhumah terpapar Covid-19. Petugas hanya membawa surat kematian.

Atas hal itu, anak-anak Chahroni mendesak ingin dibongkar dan dilakukan penguburan sesuai budaya warga setempat. Keinginan itu yang mendorong dirinya bersama warga lain untuk membongkar makam.

“Terus terang semua anak-anak saya, terus terang ada ganjalan saja, ada yang disembunyiin apa, masih nggak bebas, masih penasaran. Anak saya minta dibuka lagi (makam dibongkar), saya menyetujui anak saya biar merasa tenang,” katanya saat ditemui di kediamannya, Senin (28/6/2021).

Ia menceritakan, istrinya masuk ke RSUD Banten karena memiliki penyakit darah tinggi dan asma. Namun setalah masuk rumah sakit, pasien tidak dapat ditemui. Kala itu, yang menjaga pasien adalah anak perempuannya yang bernama Dewi.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button