Nasional

Lintas Kementerian/Lembaga Sepakati Langkah Konkrit Percepat SPBE dan MPP Digital

INDOPOSCO.ID – Pemerintah saat ini tengah serius melakukan upaya percepatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), termasuk di dalamnya melalui penerapan Mal Pelayanan Publik (MPP) Digital sebagai salah satu perwujudan SPBE. SPBE juga menjadi bagian dari reformasi birokrasi tematik digitalisasi layanan pemerintah sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

“Saat ini kami bersama Kemendagri, Kemenkominfo, BSSN, dan Kemenkeu terus mengupayakan penerapan Reformasi Birokrasi Tematik yang berdampak di masyakarat sesuai arahan Presiden salah satunya digitalisasi pemerintahan melalui penerapan SPBE. Kita semua sepakat untuk secara konkrit bekerja mempercepat SPBE,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas usai bertemu lintas kementerian/lembaga di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (18/1).

Hadir dalam pertemuan itu Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian, dan Staf Ahli Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Sudarto.

Baca Juga : Tiap Hari Ada 14 Juta Serangan Siber ke Industri Jasa Keuangan

Anas menjelaskan SPBE merupakan upaya untuk mendongkrak transformasi digital pemerintah yang berujung pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Melihat dari sektor layanan publik digital yang sudah dimiliki oleh pemerintah saat ini polanya masih terfragmentasi per instansi, per sektor, dan silo based system yang mengakibatkan dalam proses input data dilakukan secara berulang-ulang. Selain itu, masyarakat harus membuat banyak akun untuk beragam layanan publik berbasis digital yang disediakan pemerintah.

“Maka dari itu, Perpres Arsitektur SPBE Nasional tersebut juga bertujuan untuk memadukan layanan digital yang terpisah-pisah menjadi sebuah layanan digital yang terpadu dan terintegrasi melalui Portal Nasional Administrasi Pemerintahan dan Portal Nasional Pelayanan Publik alias Mal Pelayanan Publik (MPP) digital,” ujarnya.

Anas menyampaikan saat ini sudah semakin banyak MPP yang dibangun secara fisik dan telah diresmikan. Ke depan, seluruh daerah diharapkan akan memiliki MPP yang tidak hanya secara fisik, namun secara digital juga yang didalamnya memuat seluruh layanan pemerintah berbasis data kependudukan (Digital ID).

“MPP Digital ini menjadi fokus kita dalam jangka pendek sebagaimana arahan Bapak Presiden dan Wakil Presiden,” tuturnya.

Anas mengatakan akan terus mengawal pelaksanaan SPBE bersama Tim Koordinasi SPBE.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button