Nasional

KAI Daop 9 Jember Tutup 24 Perlintasan Liar Karena Banyak Kecelakaan

INDOPOSCO.ID – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menutup sebanyak 24 pintu perlintasan liar sepanjang Stasiun Bangil Pasuruan hingga Stasiun Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur, karena banyak kecelakaan yang terjadi di perlintasan tersebut.

“Sejak Januari hingga 13 Agustus 2022 di wilayah kerja Daop 9 Jember telah terjadi kecelakaan baik di petak jalan (jalur KA) maupun di perlintasan sebidang sebanyak 52 kejadian dengan korban luka ringan sebanyak delapan orang dan 21 orang meninggal,” kata Vice President KAI Daop 9 Broer Rizal di Jember, Sabtu.

Secara rinci, di Kabupaten/Kota Pasuruan tercatat sebanyak enam kejadian kecelakaan dengan korban meninggal dunia sebanyak enam orang dan empat orang mengalami luka ringan.

Baca Juga : Mau Tahu Jadwal Baru KA Pangrango Bogor-Sukabumi? Simak!

Di Kabupaten/Kota Probolinggo sebanyak 13 kejadian dengan korban meninggal sebanyak 10 orang dan satu orang luka ringan, sedangkan di Kabupaten Lumajang tercatat sebanyak 11 kejadian kecelakaan, namun tidak ada korban jiwa.

Di Kabupaten Jember tercatat 11 kejadian kecelakaan dengan korban meninggal sebanyak empat orang dan satu orang luka ringan, kemudian di Kabupaten Banyuwangi tercatat 11 kejadian kecelakaan dengan empat orang korban meninggal dunia dan dua orang luka ringan.

“Jumlah kasus kecelakaan di jalur KA maupun perlintasan tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu sebanyak 23 kejadian sepanjang Januari hingga Desember 2021,” katanya.

Ia menjelaskan ada 322 titik perlintasan sebidang yang berada di wilayah Daop 9 Jember dengan rincian sebanyak 93 titik dijaga dan 229 titik tidak dijaga yang tersebar di beberapa wilayah kabupaten yakni Kabupaten Pasuruan 51 titik, Kabupaten Probolinggo 63 titik, Kabupaten Lumajang 35 titik, Kabupaten Jember 103 titik dan Kabupaten Banyuwangi 70 titik.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button