• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemenparekraf Dorong Desa Wisata Tahan terhadap Bencana

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 30 Juni 2022 - 17:18
in Nasional
kemenparekraf

Desa Wisata Detusoko Barat di Ende, NTT merupakan salah satu desa wisata dalam kawasan Floratama yang menjadi perhatian Kemenparekraf. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong agar desa wisata dalam kawasan Flores, Alor, Lembata, dan Bima (Floratama), Nusa Tenggara Timur, menjadi desa wisata yang tangguh terhadap bencana lewat manajemen krisis.

“Manajemen krisis itu bagaimana pendekatan sistemis yang bertujuan untuk membangun kapasitas ekosistem pariwisata dalam menyiasiagakan, merespon, dan memulihkan diri dari suatu krisis,” kata Koordinator Bidang Manajemen Krisis, Direktorat Tata Kelola Destinasi Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Danesta F Nugroho ketika dihubungi dari Labuan Bajo, Kamis.

BacaJuga:

Rentetan Kecelakaan Kapal Jadi Alarm, Ketua DPR Minta Evaluasi Besar Transportasi Laut

Ekonomi Terjaga, Purbaya Soroti Kinerja Positif Penjualan Mobil dan Konsumsi Domestik

6.000 Bayi Meninggal Akibat Kelainan Jantung Bawaan, DPR Desak Percepatan Layanan Operasi

Krisis kepariwisataan karena faktor alam dan non-alam akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja ekosistem parekraf, seperti menurunnya jumlah kunjungan wisatawan, menurunnya pendapatan sektor ekonomi kreatif, menurunnya tingkat hunian kamar hotel, dan pekerja sektor pariwisata. Oleh karena itu, perlunya empat fase manajemen krisis, yakni fase kesiapsiagaan, fase tanggap darurat, fase pemulihan, dan fase normalisasi.

Danesta juga mengatakan Kemenparekraf tengah berfokus pada fase kesiapsiagaan untuk mengurangi risiko bencana lewat mitigasi bencana.

Baca Juga: Sandi Promosi Rumah Adat di Tebing Tinggi Dengan “Storynomics Tourism”

Agar destinasi wisata aman dari bencana, ada beberapa aktivitas yang harus dilakukan pada masing masing fase. Pada fase kesiapsiagaan sendiri, dilakukan kegiatan pemahaman risiko bencana, yakni tentang ancaman bahaya lokal baik historis maupun potensi ke depan serta pemahaman tentang jumlah masyarakat dan aset terpapar. Selain itu, ada pula fasilitas aman bencana dan tata kelola risiko bencana.

Sementara itu dalam upaya pengelolaan risiko bencana, ada beberapa hal yang harus dilakukan yakni mitigasi struktural, mitigasi non struktural, peningkatan kejelasan informasi mengenai kondisi, penguatan kesiapsiagaan wisatawan, penguatan siklus rantai peringatan dini, pendataan wisatawan, fasilitator informasi akses bagi wisatawan, dan fasilitator asuransi, serta membangun dan meningkatkan kualitas fasilitas pariwisata.

“Fokus kita bagaimana meningkatkan kapasitas suatu destinasi pariwisata dan desa wisata sehingga dapat mengurangi risiko bencana di desa wisata,” kata dia.

Guna mendorong desa wisata tangguh terhadap bencana, Kemenparekraf juga telah menyusun Business Continuity Plan (BCP) atau Manajemen Kelangsungan Usaha pada Sektor Parekraf dengan Kementerian Koordinator Perekonomian untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran pelaku usaha mengantisipasi ketika terjadi risiko bencana. Tujuannya yakni mengurangi potensi kerugian ekonomi ketika terjadi bencana.

Dia menyebut konsep itu ideal dikembangkan di kawasan destinasi pariwisata guna meningkatkan keberlanjutan serta mempercepat pemulihan kawasan ketika terjadi bencana atau gangguan yang berdampak besar.

Berdasarkan profil bencana kawasan Floratama, Kemenparekraf mendata Kabupaten Manggarai Timur sebagai daerah dengan risiko multi bencana terbesar diantara daerah lain dalam wilayah Floratama. Sedangkan daerah dengan tingkat risiko paling rendah berada pada Kabupaten Ngada.

Selanjutnya, Kemenparekraf juga telah mengidentifikasi ancaman bencana pada beberapa desa wisata dalam kawasan Floratama. Selain itu ada pula desa tangguh bencana yang telah terbentuk di tiap kabupaten dalam Floratama.

Untuk melakukan mitigasi bencana, berbagai langkah dan masukan dilakukan Kemenparekraf, termasuk mendorong penggunaan dana desa pada setiap desa wisata. Prioritas penggunaan dana desa untuk mitigasi dan penanganan bencana alam itu seperti pembuatan peta potensi rawan bencana di desa, pembangunan jalur evakuasi, penyediaan penunjuk jalur evakuasi, kegiatan tanggap darurat bencana alam, penyediaan tempat pengungsian, serta rehabilitasi dan rekonstruksi lingkungan.

“Dana desa bisa digunakan untuk mitigasi dan penanganan bencana alam dan non alam sesuai kewenangan desa,” ucap dia. (bro)

Tags: bencanaDesa WisatakemenparekrafKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait.

kapal
Nasional

Rentetan Kecelakaan Kapal Jadi Alarm, Ketua DPR Minta Evaluasi Besar Transportasi Laut

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:09
purbaya
Nasional

Ekonomi Terjaga, Purbaya Soroti Kinerja Positif Penjualan Mobil dan Konsumsi Domestik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:18
bayi
Nasional

6.000 Bayi Meninggal Akibat Kelainan Jantung Bawaan, DPR Desak Percepatan Layanan Operasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:08
ekraf
Nasional

Menteri Ekraf Dorong Kriya Tikar Aceh Timur Jadi Ikon Ekonomi Kreatif

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:14
Kejagung Bakal Buka Status Emas 74 Kg Terkait Kasus Febrie Adriansyah di Persidangan
Nasional

Kejagung Bakal Buka Status Emas 74 Kg Terkait Kasus Febrie Adriansyah di Persidangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:17
Kemendagri Dukung Penguatan Pembiayaan Perumahan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah di Jawa Timur
Nasional

Kemendagri Dukung Penguatan Pembiayaan Perumahan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah di Jawa Timur

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:56

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2103 shares
    Share 841 Tweet 526
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1148 shares
    Share 459 Tweet 287
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.