• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Usai Tanam, Mentan SYL Panen Jagung Perdana di Kawasan Pertanian Terpadu Wajo

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 7 Februari 2022 - 17:20
in Nasional
Mentan

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo panen jagung perdana di kawasan pertanian terpadu (integrated farming) Kabupaten Wajo.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melakukan penanaman sekaligus panen jagung perdana di kawasan pertanian terpadu (integrated farming) Kabupaten Wajo.

Dalam kunjungan ini, Mentan mendorong Wajo untuk mengembangkan kawasan pertanian berskala ekonomi yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

BacaJuga:

MK Tegaskan Hak Konsumen atas Kuota Internet, YLKI: Momentum Reformasi Perlindungan Digital

KUII VIII Tolak Praktik LGBT, MUI Dorong Pembentukan Aturan Pelarangan

Indonesia-Tailan Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Fokus pada Pertukaran Guru hingga AI

“Pertanian itu sektor yang menyediakan pangan juga menjadi lapangan kerja yang terbuka sehingga petani sepanjang ia bekerja pasti menghasilkan uang. Pak Bupati tunjukkan Maret besok lahan ini panen dengan provitas minimal 5 kg per hektare , buat ini luar biasa, konsepsikan segera,”kata Mentan di kawasan pengembangan integrated farming (sistem pertanian terpadu) berbasis jagung Kelurahan Macanang, Kecamatan Majauleng, Kab. Wajo, Senin(7/2).

Mentan meminta Integrated Farming berbasis jagung menjadi kawasan pengembangan sistem usahatani jagung yang mengintegrasikan beberapa usaha tanaman lain seperti tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan yang dikelola secara terpadu.

“Klasterkan lagi ini dengan baik. Jadi disini tanam komoditas horti mu, tanam jeruk, tanam kelapa, tanam pisang juga. Jadi jangan cuma tunggu jagunglah. Sambil kita tunggu panen jagung, pisangmu bisa panen, begitu dengan yang lain sehingga tidak ada bulan tanpa panen,”tegas Mentan.

Baca Juga : Kementan Lakukan Peningkatan Tanam Jagung di Jeneponto

Mentan mengatakan bahwa anggaran Pemerintah memiliki keterbatasan. Maka dari itu program integrated farming juga harus didukung dengan kebijakan KUR sektor pertanian, pemberian fasilitas KUR khusus untuk kelompok komoditas pertanian dan komoditas produktif lainnya dengan perusahaan mitra sebagai off-taker.

“Saya yakin jika kita bergerak bersama Insya Allah apa yang kita targetkan bisa tercapai. Saya harap pola ini menjadi model untuk dikembangkan di berbagai daerah sehingga ketahanan pangan nasional didukung semua daerah dan terjadi peningkatan kesejahteraan petani secara holistik di seluruh wilayah Indonesia,”sebut Mentan.

Perlu diperhatikan beberapa syarat integrated farming, antara lain letak strategis, lahan clear and clean di lokasi eksisting atau lahan baru, dikelola oleh kelompok tani dan SDM yang aktif, diutamakan satu hamparan, dikembangkan sebagai demfarm show window teknologi, bisa dijadikan agro wisata.

“Jadi setelah ini segera lakukan pelatihan segera, lahan harus clear, pekerja juga harus clear jadi pengembangan ini tidak ada hambatan lagi. Sekali lagi Pak, Maret saya mau lihat bagaimana perkembangannya,”tutur Syahrul.

Bersamaa Bupati Wajo, Amran Mahmud menyampaikan pengembangan kawasan pertanian terpadu berbasis jagung Kab. Wajo seluas 400 hektare (ha) terdiri dari : 41 ha jagung siap panen, 73 ha jagung sudah tanam, 30 ha untuk pengembangan cabai, 21 ha untuk kacang hijau, 48 ha pisang, 15 ha mangga, 250 ekor sapi, 70.000 ekor ayam pedaging dan 20 titik embung.

“Pemerintah Wajo menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Bapak Menteri Syahrul yang selalu menjadi inspirasi dan motivator yang tidak pernah menyerah untuk kerja, kerja dan kerja,”ucap Amran.

Pengembangan kawasan ini menjadi sinergi antara pemerintah, masyarakat dan seluruh stake holder untuk meningkatkan income masyarakat sehingga nilai ekonomi yang akan dinikmati masyarakat memberikan dampak dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Wajo.

“Semua stakeholder kita libatkan menyatu, semua kelompok tani kita berdayakan, semua lahan yang kurang produktif kita produktifkan, semua sumber air kita manfaatkan sehingga upaya ini bisa kita jalankan maksimal,”ujarnya.

Dalam acara kunjungan ini, Mentan turut menyerahkan sejumlah bantuan berupa bantuan alsintan pra panen dan pasca panen, bantuan bibit cabai dan bibit jahe kepada petani dan kelompok tani. (gin)

Tags: jagungJenepontoKementanMentan Syahrul Yasin LimpoMentan SYLpertanian

Berita Terkait.

Kuota
Nasional

MK Tegaskan Hak Konsumen atas Kuota Internet, YLKI: Momentum Reformasi Perlindungan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:09
LGBT
Nasional

KUII VIII Tolak Praktik LGBT, MUI Dorong Pembentukan Aturan Pelarangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:08
Abdul-Mu'ti
Nasional

Indonesia-Tailan Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Fokus pada Pertukaran Guru hingga AI

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:47
GKR-Hemas
Nasional

RUU Daerah Kepulauan Jadi Fondasi Arah Pembangunan Indonesia sebagai Negara Maritim

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:27
Febrie
Nasional

KPK Jawab Tudingan Kriminalisasi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:26
Andy-Artha
Nasional

KKP Percepat Rehabilitasi Tambak Pascabencana di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:06

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1413 shares
    Share 565 Tweet 353
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1415 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2872 shares
    Share 1149 Tweet 718
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.