• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Syahrul Yasin Limpo Resmi Terima Estafet Kepemimpinan Kelompok Kerja Pertanian G20

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 27 Januari 2022 - 18:51
in Nasional
G20

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menerima secara resmi estafet kepemimpinan Kelompok Kerja Pertanian Negara G20

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia pada Kamis (27/1) melaksanakan Kick Off Agriculture Working Group atau Kelompok Kerja Bidang Pertanian Negara G20 presidensi Indonesia tahun 2022. Pada kesempatan ini pula, Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo menerima secara resmi estafet kepemimpinan Kelompok Kerja Pertanian Negara G20.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya beserta seluruh Jajaran Kementerian Pertanian RI menerima estafet kepemimpinan Kelompok Kerja Bidang Pertanian Negara G20 dari Yang Mulia Menteri Pertanian Italia Stefano Patuanelli dan meneruskan semua yang sudah dilakukan pada kepemimpinan beliau,” ungkap Syahrul saat memimpin langsung kegiatan, di ruang Agriculture War Room (AWR), Kantor Kementan, Jakarta Selatan.

BacaJuga:

Jelang Wajib Halal 2026, BPJPH Minta Daerah Perbanyak Fasilitasi Sertifikasi UMK

Stunting Turun, BRIN Ingatkan Ancaman Gizi dan Bahaya “Tiga Beban” pada Anak

Data Tak Sinkron, Kemendiktisaintek Gandeng BPS Benahi Sasaran Bantuan Kuliah Pendidikan Tinggi

Syahrul menyebutkan negara G20 harus bersinergi dalam memastikan ketahanan pangan dan gizi bagi masyarakat dunia. Menurutnya, diperlukan keseimbangan jaminan produksi pangan dan pertanian nasional, serta jaminan keandalan, kepastian, dan keadilan perdagangan pangan dan pertanian lintas batas negara.

Sinergi negara-negara G20 pun menjadi sangat penting dengan tantangan yang dihadapi saat ini berupa pandemi global.

Baca Juga : Presidensi G20 Indonesia Bawa Manfaat bagi Agenda Nasional

“Pandemi global telah menciptakan tantangan terhadap ketahanan pangan dan nutrisi yang diakibatkan oleh pembatasan pergerakan barang dan jasa di tingkat lokal, regional, dan global,’” sebut dia.

Pada penyelenggaraan Kelompok Kerja Bidang Pertanian G20 kali ini, Syahrul mengungkapkan Kelompok Kerja Bidang Pertanian kali ini mengambil tema besar yaitu balancing production and trade to fulfill food for all.

“Melalui pemilihan tema tersebut, kami berharap para Menteri Pertanian Negara G20 dapat menyepakati komitmen bersama untuk memastikan keseimbangan jaminan pasokan pangan nasional dari sumber produksi pertanian dalam negeri dan jaminan kelancaran perdagangan pangan dan pertanian lintas batas negara untuk menjamin kecukupan pangan bagi semua,” imbuhnya.

Syahrul pun berharap semua stakeholder pertanian untuk dapat mendukung kesuksesan rangkaian perundingan G20 Kelompok Kerja Bidang Pertanian Tahun 2022.

“Sebagai satu bagian dari komunitas global, kita perlu mendukung peran krusial dari sektor pertanian dalam menyediakan pangan dan gizi penting bagi semua orang dan menjamin pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, tanpa membiarkan satu orangpun tertinggal di belakang,” tegas dia.

Stefano yang hadir secara daring, sempat memberikan masukannya bagi kepemimpinan Indonesia kali ini. Stefano menyebutkan tantangan Kelompok Kerja Bagian Pertanian Negara G20 memang semakin besar. Dunia saat ini menghadapi pandemi sehingga dibutuhkan upaya bersama untuk mewujudkan ketahanan pangan global.

“Dalam dunia yang makin saling terhubung, dibutuhkan komitmen untuk mencari solusi besama yang efektif,” jelas dia.

Menurutnya, salah satu kekuatan Italia dalam penyelenggaraan tahun lalu adalah melibatkan petani dan organisasi pertanian.

“Hal ini menjadi kunci untuk menangkap aspirasi dari mereka yang berkecimpung langsung dalam produksi pangan dunia,” ujar Stefano.

Stefano pun mengucapkan selamat kepada Menteri Pertanian RI yang telah menerima estafet kepemimpinan. Ia mengapresiasi inisiatif presidensi Indonesia yang mengemukakan tantangan-tantangan baru serta langkah-langkah yang perlu diambil ke depannya.

“Saya percaya forum G20 Kelompok Kerja Bidang Pertanian, di bawah arahan kepemimpinan Bapak Menteri Pertanian Indonesia akan dapat merumuskan kompromi yang seimbang dari berbagai aspirasi dan kebutuhan yang beragam dari negara-negara G20, untuk menjamin ketersediaan pangan bagi semua melalui produksi pertanian dan perdagangan yang terbuka dan transparan,” paparnya.

Kelompok Kerja Bidang Pertanian Negara G20 Tahun 2022 memiliki sejumlah rangkaian pertemuan yang dimulai oleh Agriculture Market Information System (AMIS) yang dilaksanakan pada tanggal 23 Maret 2022 di Bogor. Setelahnya, sejumlah kegiatan akan diselenggarakan bergantian di Bogor, Yogyakarta, dan Bali. Sebagai acara puncak, akan diselenggarakan Agricultural Ministerial Meeting (AMM) yaitu pertemuan tingkat Menteri Pertanian pada tanggal 14 – 15 September 2022 di Bali.(nas)

Tags: G20kelompok kerja pertanianKementanPresidensi G20

Berita Terkait.

Muhammad-Aqil-Irham
Nasional

Jelang Wajib Halal 2026, BPJPH Minta Daerah Perbanyak Fasilitasi Sertifikasi UMK

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:02
Anak-Stuntung
Nasional

Stunting Turun, BRIN Ingatkan Ancaman Gizi dan Bahaya “Tiga Beban” pada Anak

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:41
Brian
Nasional

Data Tak Sinkron, Kemendiktisaintek Gandeng BPS Benahi Sasaran Bantuan Kuliah Pendidikan Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:19
Peragaan
Nasional

Susun Kosa Isyarat Keislaman Nasional, Kemenag Perkuat Layanan Inklusif bagi Komunitas Tuli

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:07
Abdul-Mu'ti
Nasional

Pendidikan Dekatkan Murid dengan Alam, Begini Pesan Mendikdasmen

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:25
Azran
Nasional

DPD: Digitalisasi Jadi Kunci Masa Depan Masyarakat Betawi

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:44

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7107 shares
    Share 2843 Tweet 1777
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    935 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.