• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DPR: Pemerintah Harus Cegah Puncak Kasus Varian Omicron

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 18 Januari 2022 - 23:06
in Nasional
Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo. Foto: dok indoposco.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Berdasarkan data statistik dari negara Amerika, Inggris dan sejumlah negara lainnya, puncak tertinggi mulai 30 hari hingga 65 hari. Angka tersebut dihitung sejak pertama varian Omicron ditemukan.

“Perkiraan puncak kasus varian Omicron di Indonesia menurut pemerintah benar, antara Februari hingga Maret,” ujar Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo melalui gawai, Selasa (18/1/2022).

BacaJuga:

Wajib Halal Oktober di Depan Mata, BPJPH Klaim Dukungan dari 80 Negara

DPD RI, BRIN dan ICMI Siap Susun RUU Kecerdasan Artifisial

Kelola Dana Haji Rp184 Triliun, BPKH Utamakan Keamanan

Menurut legislator PDI Perjuangan ini, semestinya pemerintah Indonesia harus mencegah terjadinya puncak kasus varian Omicron. Sehingga, bisa menekan kemungkinan-kemungkinan terburuk yang akan terjadi.

“Masyarakat jangan panik dan takut, harus bersama-sama menerapkan protokol kesehatan (Prokes) saat melakukan aktifitas di luar rumah,” katanya.

Untuk meningkatkan kekebalan atau imunitas tubuh, maka, dikatakan Rahmad, masyarakat harus mensukseskan program vaksin booster atau dosis ketiga. Tentu masyarakat harus memenuhi persyaratan untuk menerima booster.

“Yang penting lagi vaksin dosis pertama dan kedua harus diprioritaskan,” tegasnya.

“Masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan vaksin dosis 1 dan dosis 2. Dan tugas pemerintah daerah untuk mendorongnya,” imbuhnya.

Ia juga meminta kepada pemerintah untuk memperkuat dan memperluas jangkuan 3T(testing, tracing dan treatment). Agar bisa mendeteksi mereka yang terinfeksi Covid-19.

“Untuk treatment pemerintah harus menyiapkan fasilitas kesehatan dan sarana isolasi terpusat,” terangnya.

Sementara untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19 varian Omicron, lanjut dia, sebaikya masyarakat titidak melakukan perjalanan ke luar negeri. Sebab, kasus varian Omicron paling banyak ditemukan dari Arab Saudi dan Turki.

“Kalau tidak perlu, seaiknya tidak melakukan perjalanan ke luar negeri. Ini untuk kesehatan dan keselamatan kita semua,” ujarnya.(nas)

Tags: amerikacovid-19OmicronProkes

Berita Terkait.

haikal
Nasional

Wajib Halal Oktober di Depan Mata, BPJPH Klaim Dukungan dari 80 Negara

Selasa, 22 September 2026 - 00:30
dpd
Nasional

DPD RI, BRIN dan ICMI Siap Susun RUU Kecerdasan Artifisial

Senin, 21 September 2026 - 23:23
bpkh
Nasional

Kelola Dana Haji Rp184 Triliun, BPKH Utamakan Keamanan

Senin, 21 September 2026 - 22:02
fatwa
Nasional

MUI: Tak Ada Lagi Keraguan, Wajib Halal Oktober 2026 Siap Dilaksanakan

Senin, 21 September 2026 - 21:50
pelajar
Nasional

Densus 88 Dukung Aturan Kemenag Batasi Penggunaan Gawai Siswa, Singgung Kasus SMAN 72

Senin, 21 September 2026 - 21:11
gontor
Nasional

Perjalanan KH Sofwan Manaf Membawa Darunnajah Meraih Penghargaan Satu Abad Gontor

Senin, 21 September 2026 - 19:09

OLAHRAGA

ole
Olahraga

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Editor Dilianto
Senin, 21 September 2026 - 20:12

INDOPOSCO.ID - Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny dan penjaga gawang Maarten Paes sudah berada di Jakarta pada Senin (21/9/2026). Kehadiran...

SelengkapnyaDetails
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5538 shares
    Share 2215 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    889 shares
    Share 356 Tweet 222
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.