Nasional

Penelitian Kemenkes terhadap Vaksin Booster Hasilnya Seperti Ini

INDOPOSCO.IDVaksin booster diyakini mampu meningkatkan titer antibodi untuk melawan infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Ini berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Kami menemukan bahwa booster homolog dan heterolog berhasil meningkatkan titer antibodi, tidak ada reaksi merugikan yang signifikan baik booster homolog dan heterolog,” ujar Senior Manager Strategic Delivery Unit Kemenkes RI Ririn Ramadhany dalam Webinar ‘Indonesian Congress Symposium on Combating Covid-19 Pandemic without Boundaries’ di Jakarta, Minggu (16/1/2022).

Dia menambahkan, tidak ada perbedaan yang signifikan dari segi titer antibodi untuk antarkelompok usia walaupun memang cenderung lebih rendah di kalangan lanjut usia (lansia) atau mereka yang berusia di atas 60 tahun. Kelompok umur tersebut adalah 18-25 tahun, 26-40 tahun, 41-60 tahun, dan lebih dari 60 tahun.

“Tidak ada perbedaan yang signifikan dari segi titer antibodi antarkelompok usia walaupun memang cenderung lebih rendah di kalangan lansia atau mereka yang berusia di atas 60 tahun,” tandasnya.

Baca Juga : Ibu Hamil Tidak Divaksin Covid-19 Lebih Berisiko Komplikasi

Tapi, ia menekankan titer antibodi bukan menjadi satu-satunya yang menentukan tingkat perlindungan diri melawan Covid-19. “Titer antibodi di sini dalam hal ini tidak selalu secara serta merta mencerminkan imunitas tubuh manusia, ini hanyalah salah satu faktor saja,” ujarnya dikutip Antara.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button