Nasional

Sultan Najamudin Minta Eksekutif Tidak Baper Jika Diawasi

INDOPOSCO.ID – Eksekutif khususnya pemerintah daerah (pemda) diminta untuk tidak baper (terbawa perasaan) dan reaktif terhadap kritik dan koreksi lembaga legislatif saat melakukan tugas pengawasan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin saat melakukan rapat kerja dan pertemuan dengan pemerintah provinsi, kabupaten dan kota se-provinsi Bengkulu di kantor perwakilan DPD RI Bengkulu pada Selasa (21/12).

Rapat kerja yang dinisiasi oleh Senator Ahmad Kennedy tersebut digelar alam rangka menyosialisasikan program Trisula pemberantasan korupsi sebagai upaya mewujudkan pemerintahan daerah yang bersih dan maju.

“Agenda pengawasan Lembaga legislatif seperti DPD RI merupakan salah satu tanggung jawab dan wewenang konstitusional kami sebagai wakil daerah, desa dan masyarakat daerah terhadap pemerintah. Tidak boleh ada eksekutif yang tersinggung atau baper dengan cara kerja pengawasan legislatif,” tegas Sultan.

Sinergisitas eksekutif dan legislatif sangat penting dalam membangun daerah. Tapi ada saja eksekutif yang merasa paling benar dan paling powerfull dalam memimpin daerah. Itu yang menjadi petaka bagi demokrasi dan pembangunan daerah.

Menurutnya, di tengah praktik demokrasi yang semakin liberal, peran dan fungsi pengawasan legislatif menjadi kunci bagi terselenggaranya pemerintahan yang baik sesuai prinsip good government and good governances birokrasi.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button