Nasional

KPK Periksa GM dan Karyawan PT Wika terkait Kasus Korupsi di Bengkalis

INDOPOSCO.ID – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil General Manager (GM) Departemen Sipil Umum 3 (DSU 3) PT. Wijaya Karya (Wika) Adhyasa Yutono dan lima karyawan untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Kelima karyawan PT. Wika yang turut diperiksa yakni Dwi Prakoso, Yusmianto, Edwin Pardede, Yoga dan Ahmad.

Saat ini, KPK masih melakukan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi (TPK) terkait proyek pembangunan jalan lingkar Pulau Bengkalis (multi years) di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau, tahun anggaran 2013-2015.

Baca Juga : Sidang Terdakwa Azis Syamsuddin, Tim Jaksa Hadirkan 4 Saksi

“Hari ini (13/12/2021) bertempat di Gedung KPK Merah Putih, tim penyidik mengagendakan pemanggilan saksi-saksi untuk tersangka M. Nasir (MNS),” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Senin (13/12/2021).

Ali menjelaskan, ada saksi lain yang turut dipanggil yakni Heru Kuntjoro (administrasi dokumen Tender PT. Wasco) dan Wayan Sumertha (tenaga ahli teknis PT. Mawatindo Road Construction)

Sejauh ini, KPK telah menetapkan sepuluh orang tersangka terkait kasus dugaan korupsi empat proyek jalan di Kabupaten Bengkalis. Kesepuluh orang itu, yaitu M. Nasir (MNS) selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK); Tirtha Adhi Kazmi selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button