Nasional

Pendidikan Harus Mengakomodir Kelompok Berkebutuhan Khusus dan Tak Boleh Didiskriminasi

INDOPOSCO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) memiliki kewajiban penyediaan pendidikan Islam yang merata bagi semua pihak, termasuk bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Muhammad Zain mengatakan, pendidikan harus mengakomodir secara merata kelompok berkebutuhan khusus dengan cara yang setara dan tak boleh didiskriminasi sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 1945.

“Kemenag telah menyiapkan roadmap atau peta jalan Madrasah Inklusif untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi peserta didik berkebutuhan khusus,” ungkapnya saat menjadi salah satu narasumber talkshow “Penguatan Peran Perempuan dalam Pendidikan Inklusif di Madrasah” yang digelar secara daring dan luring di Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Dalam menjalankan pendidikan Inklusif, guru tak boleh menggunakan pendekatan emosional terhadap siswa ABK.

“Prinsipnya mendidik dengan penuh kasih sayang, seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW,” tegasnya.

Sementara itu, Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kemenag sekaligus bagian dari Pokja Pendidikan Islam Inklusif, Eny Retno Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, saat ini, semua pihak harus bersama membantu kelancaran program mendukung Pendidikan Islam inklusif.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button