Nasional

HDI 2021, Ini Tiga Strategi Kemensos Kuatkan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas

INDOPOSCO.ID – Pandemi Covid-19 tidak menghalangi Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Bertepatan dengan peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2021, Kemensos memperkuat pembentukan lingkungan inklusif dan aksesibel bagi penyandang disabilitas.

“Keberpihakan kepada penyandang disabilitas dilakukan Kemensos dengan memperkuat tiga strategi, yakni memperkuat lingkungan yang inklusif, mengurangi ketidaksetaraan, dan menumbuhkan kepemimpinan dari penyandang disabilitas,” kata Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dalam kesempatan jumpa pers pada rangkaian peringatan HDI 2021 di Jakarta, Rabu (1/11/2021).

Menurut Mensos, lingkungan yang inklusif diperlukan agar penyandang disabilitas dapat berpartisipasi aktif dalam berbagai bidang kehidupan.

“Peringatan HDI pada 2021 ini harus menjadi momentum untuk memastikan dimana pun berada, lingkungan tersebut harus ramah terhadap penyandang disabilitas,” katanya.

Lingkungan yang ramah dan memberikan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, diharapkan tidak hanya terus diperluas di ranah publik. Namun juga tidak kalah penting di bidang hak konstitusional warga negara, seperti pendidikan.

“Saya berharap, sekolah umum pun bisa menerima penyandang disabilitas. Ini mimpi saya. Karena saya yakin, di balik kekurangan seseorang, juga ada kelebihan. Saya yakin saudara kita para penyandang disabilitas tidak kalah dengan non penyandang disabilitas,” kata Mensos.

Kemensos juga terus mengurangi kondisi ketidaksetaraan yang dihadapi penyandang disabilitas. Di antara langkah Kemensos di bawah kepemimpinan Mensos Risma adalah dengan mengembangkan inovasi teknologi.

“Saudara-saudara kita yang mengalami ‘celebral palsy’, disabilitas fisik atau sensorik netra, kita berikan alat bantu. Alat-alat ini diberikan sentuhan inovasi teknologi, sehingga membantu mobilitas mereka,” kata Mensos.

Para penderita ‘celebral palsy’, Kemensos memberikan alat bantu, salah satunya berupa kursi roda bioteknik. Dengan bantuan alat, kata Mensos, diharapkan penderita ‘celebral palsy’ yang tadinya hanya berbaring bisa duduk, atau bahkan bisa bergerak lebih leluasa.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button