Nasional

KPK Setor Rp800 Juta ke Kas Negara dari Pidana Denda Mantan Gubernur Bengkulu

INDOPOSCO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetor uang senilai Rp 800 juta ke kas negara. Uang tersebut berasal dari pembayaran pidana denda terpidana Ridwan Mukti, mantan Gubernur Bengkulu dan kawan-kawan.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Jumat (26/11/2021) menjelaskan, pembayaran pidana denda tersebut berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 1219 K/Pid.Sus/2018 tanggal 16 September 2018 Jo Putusan Pengadilan Tipikor pada PT Bengkulu Nomor : 4 / Pid.Sus-TPK/2018/PT BGL tanggal 28 Maret 2018 atas nama terpidana Ridwan Mukti (mantan Gubernur Bengkulu) dan Lily Martiani Maddari.

“Tim jaksa eksekutor KPK telah melakukan penyetoran uang sejumlah Rp800 juta dari para terpidana tersebut sebagai pembayaran kewajiban pidana denda,” kata Ali.

Ali menegaskan, penagihan pidana denda oleh KPK terhadap para terpidana korupsi akan terus dilakukan sebagai langkah untuk tetap bisa memberikan pemasukan bagi kas negara sebagai bagian upaya asset recovery tindak pidana korupsi.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button