Nasional

DPR Desak Investigasi Kekerasan di Lapas Yogyakarta

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi III DPR RI, Subardi, mendesak agar Kemenkumham dan aparat kepolisian melakukan investigasi terhadap kasus dugaan kekerasan kepada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II-A Yogyakarta, di Pakem, Sleman.

“Investigasi harus menyeluruh dan hasilnya disampaikan kepada publik. Saya harap ada tindakan tegas mulai dari aspek pidana maupun sanksi kepegawaian,” kata Subardi dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, seperti dikutip Antara, Rabu (10/11/2021).

Dia mengatakan investigasi wajib dilakukan oleh sejumlah instansi, diantaranya oleh Komnas HAM menyangkut pelanggaran HAM, kepolisian untuk menelusuri bukti-bukti yang mengarah kepada tindak pidana, Ombudsman terkait penyelenggaraan administrasi, LPSK untuk melindungi dan memulihkan kondisi korban, serta Kementerian Hukum dan HAM untuk pemeriksaan internal hingga pemberian sanksi.

Baca Juga : Terkait Isu Kekerasan di Lapas, Begini Penjelasan Kakanwil Kemenkumham Yogyakarta

Saat ini Kanwil Kemenkum HAM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menarik lima orang sipir yang diduga sebagai pelaku kekerasan. Sementara Komnas HAM juga telah menerima aduan dari para korban dan melakukan pendampingan terhadap mereka.

“Apa yang dilakukan sipir atau petugas Lapas diduga kuat telah melanggar HAM. Kalapas harus bertanggung jawab. Jangan lagi dibantah bahwa di Lapas semua tertib, seakan-akan tidak ada peristiwa tersebut. Ini sudah jelas korbannya ada, bekas siksaannya (di tubuh korban) ada, laporannya ada, kronologi hingga detail siksaannya sudah diungkap korban,” tegas legislator asal Sleman itu.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button