Nasional

KPK Dalami Peran Orang Dekat Mantan Bupati Banjarnegara Tentukan Fee Proyek

INDOPOSCO.ID – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami peran tersangka Kedy Afandi (KA), orang dekat atau orang kepercayaan tersangka mantan Bupati Banjarnegara, Jawa Tengah, Budhi Sarwono (BS) dalam menentukan fee proyek.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan tim penyidik telah memeriksa 4 saksi dugaan tindak pidana koupsi (TPK) turut serta dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara tahun 2017-2018 dan penerimaan gratifikasi.

“Jumat (5/11/2021) bertempat di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, tim penyidik telah memeriksa para saksi untuk tersangka Budhi Sarwono (BS) dan kawan-kawan,” ujar Ali Fikri, Senin (8/11/2021).

Empat saksi yang telah diperiksa yakni Totok Setya Winata (Aparatur Sipil Negara/ASN), Triana Widodo (wiraswasta), Hanif Ruseno (wiraswasta) dan Lalu Panji Gusangan (wiraswasta).

“Para saksi hadir, dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan peran tersangka Kedy Afandi (KA) sebagai perpanjangan tangan tersangka Budhi Sarwono (BS) di Pemkab Banjarnegara untuk mengatur berbagai proyek pekerjaan disertai adanya penentuan besaran komitmen fee atas proyek tersebut,” ujar Ali.

Ali mengungkapkan, ada satu saksi yang tidak hadir dalam agenda pemeriksaan tersebut yakni Wasis Jatmiko (kontraktor).

“Yang bersangkutan tidak hadir dan segera dilakukan penjadwalan ulang kembali,” kata Ali.

Diketahui, mantan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono dijerat KPK dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur. Budhi diduga turut serta dalam pemborongan atau pengerjaan proyek baik langsung maupun tidak langsung di Pemkab Banjarnegara.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button