Nasional

Kasus Korupsi Bupati Koltim, KPK Periksa Pejabat BNPB

INDOPOSCO.ID -Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi (TPK) pengadaan barang/jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) Sulawesi Tenggara (Sulteng) tahun 2021.

Pemeriksaan saksi masih terus dilakukan untuk melengkapi berkas perkara tersangka Bupati Koltim Andi Merya Nur (AMN) dan mantan kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Koltim, Anzarullah.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, kepada Indoposco.id, Senin (1/11/2021) menjelaskan, tim penyidik telah memeriksa pejabat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk tersangka Andi Merya Nur dan Anzarullah.

“Tim penyidik telah memeriksa saksi untuk tersangka Andi Merya Nur (AMN) dan kawan-kawan, Jumat (29/10/2021) bertempat di Gedung Merah Putih KPK,” ujar Ali.

Ali menyebutkan, saksi yang diperiksa adalah Jarwansyah selaku Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB.

“Yang bersangkutan hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan pengajuan dana rehabilitasi dan rekontruksi untuk wilayah Kabupaten Kolaka Timur,” kata Ali.

Untuk diketahui, Andi Marya Nur dan Anzarullah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK dan ditetapkan tersangka, Rabu (22/9/2021) lalu.

Dalam konstruksi perkara, KPK membeberkan bahwa pada Maret hingga Agustus 2021, Andi Merya Nur dan Anzarullah menyusun proposal dana hibah BNPB berupa dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) serta Dana Siap Pakai (DSP).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button