• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemprov Diminta Prioritaskan Pembangunan Banten Selatan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 30 September 2021 - 18:37
in Nasional
indoposco

Pengamat Kebijakan Publik Ahmad Sururi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Memasuki umur yang ke 21 tahun, pembangunan di Provinsi Banten dinilai masih terjadi ketimpangan. Terlebih khusus untuk wilayah Banten bagian Selatan.

Dari rata-rata Indesk Pembangunan Manusia (IPM), Kabupaten Pandeglang dan Kabupeten Lebak masih di angka 6 persen. Sementara Tangerang Raya, sudah baik yakni di angka 7 sampai 8 persen.

BacaJuga:

Baleg DPR Targetkan RUU Satu Data Indonesia Rampung Tahun Ini

Kasus GRIB dan Putri Ahmad Bahar Memanas, DPR: Ormas Tak Boleh Ambil Tugas Aparat

Timwas Haji DPR Apresiasi Distribusi Nusuk dan Minta Jemaah Tidak Egois Merokok di Lorong Hotel

Pengamat Kebijakan Publik Ahmad Sururi mengatakan, capaian IPM menjadi indikator pembangunan. Semakin kecil angka IPM, maka seharusnya perhatian Pemprov Banten harus besar.

Jika rata-rata IPM ini tidak sama, maka ketertinggalan pembangunan dan ketimpangan sosial semakin tinggi.

“IPM selalu di angka 6 persen terus. Ini indikator pembangunan dari situ ya. Yang bagus Kota Tangsel di atas 8 persen, diikuti Cilegon dan Kota Tangerang. Artinya ketertinggalan pembangun tinggi, kesenjangan pembangunan tidak pernah terwujud,” katanya, Kamis (30/9/2021).

Ia menegaskan, kebijakan Pemprov Banten jangan hanya seperti macan kertas. Kapasitas sosial bagian Banten selatan harus tinggi.

“Kebijakan jangan hanya bersifat macan kertas, harus terwujud IMP naik, investasi naik. Jangan hanya di Tangerang, tapi di Banten Selatan juga. Kebijakannya harus berbasis riset menurut saya,” tegasnya.

Di sisi lain, pihaknya mengapresiasi investasi yang masuk ke Banten cukup tinggi. Tetapi sayangnya, belum dapat maksimal dalam menyerap tenaga kerja.

“Investasi tinggi, tapi penganggurannya juga sangat tinggi. Apa strategi investasi salah atau mengatasi pengangguran yang salah. Belum efektif menurut saya,” paparnya. (son)

Tags: Banten SelatanPemprov Banten

Berita Terkait.

Ahmad-Doli-Kurnia
Nasional

Baleg DPR Targetkan RUU Satu Data Indonesia Rampung Tahun Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:08
Abdullah
Nasional

Kasus GRIB dan Putri Ahmad Bahar Memanas, DPR: Ormas Tak Boleh Ambil Tugas Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:07
Saan
Nasional

Timwas Haji DPR Apresiasi Distribusi Nusuk dan Minta Jemaah Tidak Egois Merokok di Lorong Hotel

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:26
Penghargaan
Nasional

Borong Penghargaan CSR 2026, PTK Buktikan Komitmen Jaga Masa Depan Maritim

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:05
Susi
Nasional

Saatnya Ekspor SDA RI Tak Lagi “Bocor” Eks Menteri KKP Sampaikan ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:52
rini
Nasional

Birokrasi Unggul Jadi Motor Kemajuan dan Daya Saing Bangsa

Minggu, 24 Mei 2026 - 05:50

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    2053 shares
    Share 821 Tweet 513
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1297 shares
    Share 519 Tweet 324
  • Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2831 shares
    Share 1132 Tweet 708
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.