Vaksin saat Puasa Tak Halangi Pembentukan Imunitas

INDOPOSCO.ID – Berdasarkan penelitian, puasa memiliki manfaat bagi kesehatan. Bahkan puasa juga tidak menghalangi proses pembentukan daya tubuh atau imunitas setelah vaksinasi.
“Puasa semula hanya dianggap sebagai kewajiban agama tetapi kemudian setelah semakin banyak ilmuwan melakukan penelitian ternyata baik juga untuk kesehatan,” ujar Pakar Imunisasi Dewasa, Dr. dr. Gatot Soegiarto, SpPD-KAI, Kamis (15/4/2021).
Dia menambahkan, hasil penelitian juga menyebutkan jika seseorang menjalani puasa setidaknya 8 jam, jumlah nutrisi dalam darah yang mengalami penurunan yang membuat zat toksik dalam tubuh dibersihkan.
Selain itu, kata dia, dengan berpuasa pun membuat sel yang berperan membentuk antibodi menjadi aktif. Sehingga, jika vaksinasi dilakukan saat puasa tidak akan menghalangi pembentukan daya tahan tubuh.
“Sehingga kalau ada pertanyaan vaksinasi di bulan puasa ini merugikan atau tidak, tentu jawabnya tidak. Dengan berpuasa pembentukan antibodi tidak terganggu justru malah antibodi meningkat,” kata Gatot.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua IDI Wilayah Aceh Dr. dr. Safrizal Rahman, Sp.OT, M.Kes mengatakan, vaksinasi tetap jalan pada bulan Ramadhan. Meski begitu, dia mengakui, ada penurunan jumlah orang yang datang untuk divaksinasi.
“Saat ini yang umumnya datang untuk divaksinasi siang hari adalah yang sudah menyelesaikan tahap pertama dan tinggal melaksanakan vaksin tahap kedua,” ucapnya.
Dia menyebut, penurunan jumlah tersebut bukan karena masyarakat khawatir soal vaksinasi membatalkan puasa atau tidak. Apalagi sudah ada fatwa MUI yang menegaskan vaksinasi tidak membatalkan puasa.
“Tetapi lebih dampak yang ditimbulkan oleh vaksin yang dilakukan dalam bulan puasa. Misalnya badan lemas setelah divaksinasi,” jelasnyan
Terkait hal ini, dr.Gatot menjelaskan, efek samping yang membuat badan lemas setelah vaksinasi memang ada. Namun angkanya sangat kecil sekali secara presentasi yakni sekitar 0,5 – 2 persen dari yang melakukan vaksin.
“Sehingga seharusnya tidak sampai membuat orang menunda vaksinasi kalau sudah waktunya. Insya Allah vaksin tetap aman meski berpuasa,” kata Gatot. (yah)