Megapolitan

Soal Pembangunan Sumur Resapan di Jakarta, Pengamat: Pemborosan Anggaran dan Tak Efektif

INDOPOSCO.ID – Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti Nirwono Joga menilai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memiliki rencana matang terkait pembangunan sumur serapan. Penempatannya banyak yang tidak tepat.

Seperti di trotoar, dekat Banjir Kanal Timur (BKT), sekitar kali atau kanal, atau di tepi badan jalan yang dapat membahayakan pengendara lalin.

“Mereka (Pemprov DKI Jakarta) tidak memiliki rencana induk pembangunan sumur resapan yang berisikan berapa jumlah sumur resapan di Jakarta, di mana saja sebarannya, kenapa dibangun di situ lokasinya sehingga terencana matang,” kata Joga kepada Indopsoco, Jakarta, Sabtu (11/12/2021).

Drainase vertikal atau sumur resapan hanya berfungsi membantu mengurangi genangan air skala mikro atau lokal di halaman rumah, sekolah, lahan parkir, jalan lingkungan sekitar, taman. “Bukan meredam banjir skala kawasan atau kota,” ujar Joga.

Baca Juga: DKI Kejar Target 26 Ribu Sumur Resapan Selesai pada Akhir 2021

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button