Megapolitan

JIS Dimatangkan untuk Persiapan Final IYC 2021

INDOPOSCO.ID – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta PT Jakarta Propertindo (Perseroda) selaku pengelola Jakarta International Stadium (JIS) mematangkan persiapan untuk partai final turnamen International Youth Championship (IYC) 2021 di Jakarta.

Manajer Proyek JIS Arry Wibowo mengatakan jumlah penonton laga sepakbola yang akan mempertemukan tiga tim elit Spanyol Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid dengan Indonesia All-Stars tersebut akan menyesuaikan dengan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Ibu Kota.

“Yang jelas, semua tamu undangan itu nanti dari Pemprov DKI. Jadi, memang ini belum terbuka untuk masyarakat umum untuk menyaksikan partai puncak International Youth Championship,” ujar Arry di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (30/11/2021).

Pembangunan JIS saat ini sudah memasuki pekan ke-117 pada 3 November ini, dengan progres akumulasi pembangunan proyek Jakarta International Stadium sudah mencapai 86,40 persen.

“Alhamdulillah, sampai minggu ini kami masih terus berprogres dan deviasinya masih positif, +2,07 dari jadwal,” kata Arry, dikutip dari Antara.

Saat ini masih ada beberapa pekerjaan yang masih berjalan pengerjaannya secara paralel, di antaranya dari luar terlihat berjalan penyelesaian instalasi fasad, yang hampir rampung.

Kemudian struktur atap sudah terpasang semua, namun tertinggal pengerjaan bagian penutupnya yang berlapis baja (metal sheet), termasuk penyelesaian area lanskap dan juga jalan masuk stadionnya.

Kemudian jika diamati bagian dalam, sudah dilakukan penyelesaian instalasi precast tribun dan juga pemasangan kursi tribun reguler serta ruang-ruang prioritas untuk orang penting (VIP) dan orang sangat penting (VVIP) yang nanti akan dipakai untuk perhelatan peresmian awal JIS pada 11 Desember 2021.

“Untuk pengawasan kami lakukan setiap hari (daily monitoring). Artinya kan memang prioritas kami per hari ini sampai dengan nanti saat peluncuran awal terus kami monitor secara kuantitasnya. Jadi, misalnya pekerjaan fasad, totalnya berapa, kurangnya berapa, itu kami evaluasi setiap hari, pemasangan kursi demikian juga, termasuk ‘finishing’ untuk area interiornya,” ujar Arry.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button