Megapolitan

UPK Sebut Revitalisasi Monas Tak Ada Kaitan dengan Formula E

INDOPOSCO.ID – Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas Muhammad Isa Sarnuri menyatakan bahwa aktivitas revitalisasi Monumen Nasional (Monas) dan kawasan sekitar tak ada hubungan dengan penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E.

Isa menjelaskan revitalisasi Monas ialah program yang berlainan dengan penunjukannya selaku tempat balapan Formula E. Walaupun saat ini simbol Ibu Kota itu tertunda jadi tempat berlangsungnya Formula E, revitalisasi pada destinasi wisata Monas senantiasa berjalan.

“Tidak ada hubungannya dengan Formula E. Itu hanya program revitalisasi yang saat ini terhenti sementara karena ‘refocusing’ anggaran,” ujar Isa seperti dikutip Antara, Sabtu (9/10/2021).

Isa menjelaskan proyek revitalisasi Monas dengan cara keseluruhan berasal dari kejuaraan desain yang diselenggarakan oleh Pemprov DKI Jakarta pada akhir 2018. Sejauh ini, revitalisasi yang sudah rampung ialah pada bagian selatan Monas, ataupun berhadapan dengan Balai Kota.

“Kegiatan revitalisasi itu ada pada Dinas Citata (Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan) DKI Jakarta. Tujuannya untuk mempercantik Monas, namun sedang refocusing anggaran untuk penanganan Covid,” ujar Isa.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan ada beberapa faktor yang menjadi alasan batalnya Monas menjadi lokasi balapan Formula E, karena statusnya sebagai cagar budaya (heritage), hingga ring satu.

“Seperti yang kita sering sampaikan, bahwa Monas itu kan masuk ‘heritage’, cagar budaya, ring satu jadi secara teknis banyak faktor sehingga dicari alternatif tempat lain,” tutur Riza.

Karena pertimbangan tersebut, izin penggunaan kawasan Monas atau Monumen Nasional sebagai lokasi ‘venue’ Formula E tidak turun. Saat ini, pihak BUMD Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai penanggung jawab Formula E menyiapkan lima ‘venue’ alternatif selain Monas untuk gelaran yang rencananya dilaksanakan 2022. (mg4)

Back to top button