Megapolitan

Kasus Lahan SMKN 7 Tangsel, Saksi Mengaku Dapat 15 Pertanyaan dari KPK

INDOPOSCO.ID – Salah satu saksi dalam kasus pengadaan lahan untuk pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengaku mendapat 15 pertanyaan dari tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kasus dugaan korupsi pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten tahun anggaran 2017 tersebut sedang dilakukan penyidikan oleh KPK.

“Benar, tadi saya diperiksa tim penyidik KPK di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang. Pemeriksaan dimulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Saya mendapat 15 pertanyaan dari penyidik KPK. Tentu saya jawab sesuai dengan apa yang saya tahu,” ujar Endang Suherman, saksi yang diperiksa KPK, kepada INDOPOSCO, Senin (13/9/2021).

Endang Suherman merupakan tenaga honorer pada Dindikbud Provinsi Banten selaku staf Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Endang mengaku, pada saat kegiatan pengadaan lahan untuk SMKN 7 di Kota Tangsel 2017 itu, pihaknya bertugas sebagai salah satu anggota tim sekretariat yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur.

“Tugas tim sekretariat yah terkait pembuatan surat undangan rapat dan administrasi lainnya. Hal teknis di lapangan, saya tidak tahu. Kalau ada pertemuan atau rapat, saya bertugas memegang laptop untuk menampilkan bahan presentasi dari tim koordinasi. Tekait hal-hal lain saya tidak tahu,” jelasnya.

Endang mengungkapkan, pihaknya juga sempat ditanya tim penyidik KPK terkait adanya pertemuan Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).

“Saya sampaikan kepada penyidik KPK apa adanya. Saya mengikuti pertemuan TP4D tersebut dan dilakukan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. Kenapa dilakukan di Kejati Banten, itu kewenangan pimpinan, saya tidak tahu,” ujarnya.

Endang mengatakan, pihaknya bersama saksi lain Endang Saprudin diperiksa tim penyidik KPK.

“Tadi saya diperiksa bersama dengan Pak Endang Saprudin,” ujarnya.

Endang Saprudin merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Endang Saprudin juga merupakan panitia penerima hasil pekerjaan tahun anggaran 2017.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button