Megapolitan

Ganjil Genap Bogor Diberlakukan Hari ini, Pengamat: Itu Tidak Efektif

INDOPOSCO.ID – Hari ini Pemerintah Kota Bogor kembali memberlakukan kebijakan ganjil genap. Kebijakan diambil untuk memutus penularan Covid-19.

“Kebijakan ganjil genap tidak tepat, karena tidak mengurangi mobilitas masyarakat secara signifikan,” ujar Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahardiansyah melalui gawai, Sabtu (19/6/2021).

Ia mengatakan, kebijakan ganjil genap sebelumnya tidak signifikan menekan mobilitas masyarakat di Kota Bogor. Pembatasan kendaraan, menurut dia, tidak menjamin penularan Covid-19 turun.

“Ini kan yang dibatasi kendaraan bukan mobiltas masyarakat. Jadi tidak ada korelasinya dengan menekan penularan Covid-19,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, pembatasan aktivitas di kota Bogor terutama pada akhir pekan ini terjadi karena ada peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Kota Bogor pada tiga akhir pekan terakhir.

“Lonjakan positif baru di Kota Bogor berdampak pada ketersediaan tempat tidur (BOR) di rumah sakit di Kota Bogor, sehingga Pemkot Bogor mulai menarik rem,” katanya.

Pada saat ini ketersediaan tempat tidur di Kota Bogor 51 persen padahal tiga hari sebelumnya angka BOR di Kota Bogor kurang dari 20 persen. Bahkan jumlah tempat tidur untuk pasien Covid-19 di RSUD Kota Bogor, sudah 75 persen.

“Sehingga saya meminta pada RSUD untuk menambah jumlah tempat tidur sebanyak 138, kami pun minta semua rumah sakit di Kota Bogor menambah jumlah tempat tidur dan ruang ICU,” ujarnya.

Perlu diketahui, penyekatan di lima titik pintu masuk untuk pembatasan kendaraan yang masuk dari luar kota Bogor di antaranya: Pintu keluar Gerbang Tol (GT) Jagorawi, Air Mancur, Jalan Raya Pajajaran depan Bumi Aki, Putaran Air Mancur, Jembatan Merah dan Pertigaan Empang. (nas)

Back to top button