Internasional

Eropa Akan Alami Krisis Gas Akut, Ini Alasannya

INDOPOSCO.ID – Eropa mungkin menghadapi krisis energi yang lebih akut tahun depan setelah menguras tangki gas alamnya untuk melewati dinginnya musim dingin ini, kata kepala Badan Energi Internasional (IEA) pada Rabu (5/10/2022).

Negara-negara Eropa telah mengisi tangki penyimpanan hingga sekitar 90 persen dari kapasitas mereka setelah Rusia memotong pasokan gas sebagai tanggapan atas sanksi Barat yang dijatuhkan atas invasinya ke Ukraina.

Harga gas yang melonjak dalam beberapa bulan setelah invasi pada Februari, telah menurun. Tapi itu bisa berlangsung singkat karena negara-negara bersaing untuk membeli gas alam cair (LNG) dan alternatif lain untuk pengiriman pipa Rusia.

Baca Juga : Pemerintah Optimistis 300 Ribu Jaringan Gas Tersambung Akhir Tahun Ini

Untuk membantu mengatasi rasa sakit, Uni Eropa sedang mempertimbangkan pembatasan harga gas, sebuah masalah yang telah memecah blok 27 negara itu karena beberapa negara khawatir hal itu dapat mempersulit mengamankan pasokan.

“Dengan penyimpanan gas hampir 90 persen, Eropa akan bertahan pada musim dingin mendatang dengan hanya beberapa memar selama tidak ada kejutan politik atau teknis,” ujar Fatih Birol, direktur eksekutif IEA yang berbasis di Paris.

Tantangan nyata yang dihadapi Eropa, yang secara historis mengandalkan Rusia untuk sekitar 40 persen dari pasokan gas alamnya, akan dimulai pada Februari atau Maret ketika penyimpanan perlu diisi ulang setelah permintaan musim dingin yang tinggi telah mengurasnya hingga 25-30 persen.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button