Internasional

Indonesia Ajak Bahrain Wujudkan Isu Prioritas G20

INDOPOSCO.ID – Kedutaan Besar Republik Indonesia di Manama telah menyelenggarakan malam resepsi diplomatik perayaan HUT ke–77 Kemerdekaan RI dengan mengajak Bahrain mendukung isu prioritas dalam Presidensi G20 Indonesia yakni kesehatan, energi dan teknologi digital.

“Sebagai Presidensi G20 dan sejalan dengan tema Recover Together, Recover Stronger, Indonesia mengajak Bahrain untuk mendukung upaya mewujudkan infrastruktur kesehatan global yang kuat, transisi energi ke arah energi terbarukan, dan transformasi digital,” kata Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Bahrain Ardi Hermawan dalam sambutannya pada Kamis (22/9).

Menurut Ardi, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta pada Jumat, Indonesia memiliki peran strategis dalam Presidensi G20 yang tengah diemban untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia – Bahrain.

Selain itu, dia juga menyampaikan Bahrain adalah salah satu mitra utama dan sahabat Indonesia di kawasan Teluk.

Baca Juga: KTT G20 dan Menjaga Stabilitas Global

“Eratnya hubungan bilateral kedua negara terefleksikan dalam berbagai sektor, baik pada bidang politik, ekonomi, sosial budaya, dan perlindungan warga negara Indonesia,” jelas Ardi.

Dubes mengatakan upaya saling dukung di berbagai forum internasional, saling kunjung antar pejabat tinggi, peningkatan nilai perdagangan hingga 49 persen di semester I tahun 2022, kesempatan untuk berpartisipasi dalam berbagai program kesenian dan budaya, serta pemberian fasilitas vaksinasi dan pengobatan COVID-19 secara gratis bagi WNI di Bahrain merupakan sejumlah contoh eratnya persahabatan Indonesia dan Bahrain.

Sementara terkait ASEAN, Ardi menegaskan dukungan Indonesia terhadap komitmen Bahrain untuk menjadi salah satu negara mitra dialog sektoral ASEAN di masa mendatang.

Sejumlah pejabat tinggi pemerintah Bahrain hadir dalam malam resepsi di antaranya Menteri Pariwisata Kerajaan Bahrain Fatimah Jaafar Al Sairafi, Sekretaris Jenderal Dewan Pendidikan Tinggi Kerajaan Bahrain Dr Sheikha Rana binti Isa bin Daij Al Khalifa, dan Direktur Jenderal Urusan Konsuler dan Administrasi Kementerian Luar Negeri Kerajaan Bahrain Dr Mohamed Ali Bahzad.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button