Internasional

PM Kamboja Desak Junta Myanmar Izinkan Penyaluran Bantuan

INDOPOSCO.ID – Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mendesak junta Myanmar untuk mengizinkan kunjungan oleh utusan khusus ASEAN ke negara itu dan mendukung akses penyaluran bantuan kemanusiaan.

Sebagai ketua ASEAN tahun ini, Hun Sen melakukan panggilan video dengan pemimpin junta Myanmar Min Aung Hlaing dan memintanya menindaklanjuti Konsensus Lima Poin yang telah disepakati ASEAN untuk menangani konflik Myanmar.

“Dia meminta Min Aung Hlaing untuk memfasilitasi agar seorang utusan khusus ASEAN bisa mengunjungi Myanmar untuk pertama kalinya di waktu mendatang,” kata staf khusus PM Kamboja bidang hubungan internasional Kao Kim Hourn kepada reporter, seperti dikutip Antara, Rabu (26/1/2022).

Baca Juga : Bakal Temui Aung San Suu Kyi, Kamboja Lakukan Pendekatan Berbeda. Seperti Apa?

Konsensus yang telah disepakati oleh Min Aung Hlaing dalam pertemuan tatap muka dengan para pemimpin ASEAN pada April tahun lalu, juga ditujukan untuk menghentikan permusuhan, memberikan akses kemanusiaan, dan mendukung dialog inklusif.

“Dia mengimbau semua pihak termasuk pemerintah Myanmar untuk menghentikan kekerasan dan mencapai gencatan senjata,” ujar Kao Kim Hourn.

Selain itu, Hun Sen juga mengundang Min Aung Hlaing untuk bergabung dengan negara- negara ASEAN dalam memberikan bantuan kemanusiaan” kepada orang- orang Myanmar yang paling membutuhkannya”.

Kao Kim Hourn tidak mengatakan bagaimana Min Aung Hlaing menanggapi proposal Hun Sen.

Pemimpin Kamboja itu bertemu Min Aung Hlaing di Myanmar pada 7 Januari, sebuah perjalanan yang membuat beberapa negara tetangga khawatir hal itu dapat ditafsirkan sebagai dukungan terhadap junta.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button