• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Moderna Akan Produksi Jutaan Vaksin mRNA di Australia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 14 Desember 2021 - 13:33
in Internasional
vaksin

Ilustrasi vaksin Moderna. Antara/Reuters/as

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Produsen obat asal Amerika Serikat, Moderna Inc, akan memproduksi jutaan vaksin mRNA dalam setahun di Australia setelah setuju untuk mendirikan salah satu fasilitas manufaktur terbesarnya di luar AS dan Eropa.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan pabrik di negara bagian Victoria itu diharapkan memproduksi sampai 100 juta dosis vaksin mRNA setiap tahun ketika mulai beroperasi pada 2024.

BacaJuga:

Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz

Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

“Dengan memajukan kemitraan baru ini, kita membangun kemampuan berdaulat kita untuk memproduksi vaksin ini di Australia,” kata Morrison kepada wartawan di Melbourne, Selasa (14/12/2021), seperti dikutip Antara.

Morrison tidak menyampaikan rincian keuangan dari perjanjian tersebut tetapi media Australia melaporkan kesepakatan itu bisa bernilai sekitar 2 miliar dolar Australia (sekitar Rp20,4 triliun).

Moderna mengatakan pada Oktober mengenai rencana untuk menginvestasikan hingga USD500 juta (sekira Rp7,2 triliun) untuk membangun pabrik di Afrika yang akan memproduksi hingga 500 juta dosis vaksin mRNA setiap tahun, termasuk vaksin Covid-19.

Namun, perusahaan mengatakan belum memulai proses penentuan negara dan lokasi.

Vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Moderna dan Pfizer menggunakan teknologi messenger ribonucleic acid (mRNA), tetapi juga dapat digunakan untuk memproduksi vaksin untuk penyakit pernapasan lainnya dan flu musiman.

Pabrik baru di Australia akan menciptakan pertahanan yang lebih kuat terhadap pandemi di masa depan dan memastikan manufaktur dapat dikontrak secara lokal untuk menghindari masalah rantai pasokan global, kata Pelaksana Tugas Kepala Pemerintahan Negara Bagian Victoria James Merlino.

Pengumuman itu dibuat ketika negara bagian tetangga New South Wales melaporkan kenaikan harian terbesar kasus Covid-19 sejak lockdown hampir empat bulan berakhir pada awal Oktober.

Varian Delta bertanggung jawab atas sebagian besar dari 804 kasus yang dilaporkan pada Selasa, meskipun jumlah kasus Omicron telah merangkak naik.

Terlepas dari lonjakan infeksi baru, para pejabat mengatakan rencana pelonggaran pembatasan di Sydney mulai Rabu (15/12) akan dilanjutkan seiring mereka mendesak orang-orang untuk mendapatkan suntikan booster untuk menangkal ancaman varian Omicron.

Australia telah menginokulasi hampir 90 persen populasi berusia di atas 16 tahun dengan dua dosis vaksin dan mempersingkat waktu tunggu untuk suntikan booster setelah munculnya kasus Omicron.

Negara itu mencatat sekitar 232.700 kasus dan 2.113 kematian sejak pandemi dimulai.(mg3)

Tags: Australiamodernavaksin mrna

Berita Terkait.

Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran
Internasional

Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran

Rabu, 15 April 2026 - 12:36
Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz
Internasional

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 - 01:23
Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar
Internasional

Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Selasa, 14 April 2026 - 22:45
rusia
Internasional

Diplomasi Senyap di Moskow: Kesepakatan Besar RI-Rusia Terungkap

Selasa, 14 April 2026 - 09:55
bowo
Internasional

RI Gabung ke BRICS, Begini Kata Putin saat Bertemu Prabowo di Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 07:07
wo
Internasional

Prabowo Ucapkan Selamat Paskah dan Hari Kosmonaut ke Putin, Tegaskan Persahabatan RI-Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 04:04

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2514 shares
    Share 1006 Tweet 629
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    897 shares
    Share 359 Tweet 224
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    762 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.