Internasional

Bantuan Jadi Alat Tawar-Menawar EU Untuk Mengakui Taliban

INDOPOSCO. ID – Uni Eropa masih jauh untuk memutuskan apakah akan secara resmi mengakui pemerintah Taliban di Afghanistan setelah mengambil alih negara itu bulan lalu. Tetapi uang bantuan EU akan menentukan kondisi apa yang mungkin berlaku, kata Menteri Luar Negeri Slovenia.

Anze Logar, yang negaranya memegang enam bulan kepresidenan EU, mengatakan penunjukan Taliban sebagai organisasi teroris oleh beberapa negara EU berarti bahwa pengakuan bukan hanya masalah diplomatik, tetapi juga masalah hukum.

“Kami masih jauh untuk menjawab pertanyaan ini,” kata Logar seperti dikutip Antara, Kamis (2/9.2021) di kota Bled, Slovenia. Dia mengatakan keputusan itu mungkin untuk para pemimpin EU.

“Kemungkinan akan terjadi pertukaran pandangan di antara kepala negara,” katanya menunjuk pada dua pertemuan puncak EU yang dijadwalkan pada Oktober di Belgia dan Slovenia. Menteri luar negeri dan pertahanan EU juga akan membahas Afghanistan pada Kamis dan Jumat.

Penguasa Taliban Afghanistan sedang bersiap-siap untuk mengumumkan pemerintahan baru mereka ketika ekonomi berada di ambang kehancuran lebih dari dua minggu setelah milisi Islam itu merebut Kabul dan mengakhiri perang yang kacau selama 20 tahun.

EU, sebuah kelompok yang terdiri dari 27 negara demokrasi, berusaha untuk menegakkan hak asasi manusia di seluruh dunia dan secara konsisten mengecam Taliban, yang menegakkan versi hukum Islam yang keras, termasuk penindasan terhadap perempuan, ketika berkuasa dari 1996 hingga 2001.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button