Internasional

Kesepakatan Brexit Rongrong Perdamaian di Irlandia Utara

INDOPOSCO.ID – Perjanjian damai Irlandia 1998 yang ditengahi AS yang bersejarah telah dipertaruhkan oleh penerapan kesepakatan pemisahan Brexit di provinsi Inggris di Irlandia Utara itu, kata perunding utama Brexit dalam pemerintahan Perdana Menteri Boris Johnson pada Rabu.

Amerika Serikat telah menyatakan keprihatinan yang mendalam bahwa perselisihan antara London dan Brussels mengenai penerapan perjanjian Brexit 2020 dapat merongrong kesepakatan Jumat Agung itu, yang secara efektif mengakhiri tiga dekade kekerasan.

Setelah Inggris keluar dari orbit blok itu pada 1 Januari, Johnson secara sepihak menunda implementasi beberapa ketentuan dari Protokol Irlandia Utara kesepakatan itu dan negosiator utamanya mengatakan protokol itu tidak berkelanjutan.

“Sangat penting bagi kami untuk mengingat tujuan dari sifat protokol itu, yaitu untuk mendukung Perjanjian Jumat Agung Belfast dan tidak merongrongnya, karena berisiko melakukannya,” kata menteri Brexit Frost kepada anggota parlemen.

Kesepakatan damai 1998 sebagian besar mengakhiri ” Nenerapa Masalah” – tiga dekade konflik antara militan nasionalis Katolik Irlandia dan paramiliter “loyalis” Protestan pro-Inggris di mana 3.600 orang tewas.

Johnson mengatakan dia dapat memicu tindakan darurat dalam protokol Irlandia Utara setelah implementasinya mengganggu perdagangan antara Inggris dan provinsinya.

‘Waktunya habis’

Protokol tersebut bertujuan untuk menjaga provinsi itu, yang berbatasan dengan Irlandia anggota Uni Eropa, di wilayah pabean Inggris dan pasar tunggal EU.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button