Internasional

G7 Hadapi Inisiatif Sabuk dan Jalan Tiongkok dengan Proyek Infrastruktur

INDOPOSCO.ID – Kelompok tujuh negara kaya pada Sabtu (12/6) akan mengumumkan rencana infrastruktur global baru sebagai tanggapan terhadap Inisiatif Sabuk dan Jalan (BRI) Tiongkok, kata seorang pejabat senior dalam pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.

Pejabat itu, yang berbicara kepada wartawan dengan syarat anonim, mengatakan AS juga akan mendorong para pemimpin G7 lainnya untuk “tindakan nyata terhadap kerja paksa” di Tiongkok dan untuk memasukkan kritik terhadap Beijing dalam komunike terakhir mereka.

“Ini bukan hanya tentang menghadapi atau menantang Tiongkok. Tapi sampai sekarang kami belum menawarkan alternatif positif yang mencerminkan nilai-nilai kami, standar kami dan cara kami melakukan bisnis,” kata pejabat itu.

Inisiatif Sabuk dan Jalan Tiongkok adalah skema infrastruktur multi-triliun dolar yang diluncurkan pada 2013 oleh Presiden Xi Jinping yang melibatkan inisiatif pembangunan dan investasi yang akan membentang dari Asia hingga Eropa dan sekitarnya.

Lebih dari 100 negara telah menandatangani perjanjian dengan China untuk bekerja sama dalam proyek-proyek BRI seperti kereta api, pelabuhan, jalan raya, dan infrastruktur lainnya.

Menurut data Refinitiv, pada pertengahan tahun lalu, lebih dari 2.600 proyek dengan biaya USD3,7 triliun (Rp52,7 kuadriliun) terkait dengan inisiatif tersebut, meskipun kementerian luar negeri China mengatakan Juni lalu bahwa sekitar 20 persen proyek telah terkena dampak serius oleh pandemi Covid-19.

Pada Maret, Biden mengatakan dia telah menyarankan kepada Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, yang menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) para pemimpin G7 tiga hari di Inggris barat daya, bahwa negara-negara demokratis harus mengembangkan skema saingan mereka sendiri.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button