Headline

Pengamat: Penunjukan Plt Ketum PPP Tidak Utamakan Musyawarah

INDOPOSCO.ID – Pengamat politik dari Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai penunjukan Muhammad Mardiono sebagai Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak mengutamakan musyawarah.

“Keputusan pemberhentian yang diambil dalam forum musyawarah kerja nasional (Mukernas) tersebut menyalahi AD/ART PPP,” kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Menurut Dedi, etika politik yang ditampilkan untuk menggantikan posisi Suharso Monoarfa dari kursi Ketua Umum DPP PPP juga keliru. Bahkan, bisa disebut sebagai sabotase politik.

Berita Terkait

Sebagaimana diketahui, penunjukan Mardiono sebagai Plt Ketua Umum PPP menuai polemik dan sorotan tajam.

Ia mengatakan alasan yang digunakan juga tidak baik dan sama saja tidak menghormati hak dari Suharso Monoarfa. Padahal, Suharso dinilainya berhasil. Sebab, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) tersebut mempunyai kontribusi dan andil besar dalam memimpin PPP.

Contohnya, ia berhasil mendapatkan porsi yang tinggi atau posisi yang baik di pemerintahan yakni sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN). “Posisi ini tidak mudah didapat, untuk itu harus dihormati,” ucapnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button