Headline

Presiden Cuma Ada Waktu Dua Tahun Kembangkan SDM Sebelum Bonus Demografi

INDOPOSCO.ID – Presiden Joko Widodo menyatakan Indonesia hanya memiliki waktu sekitar dua tahun saja untuk mengakselerasi perkembangan sumber daya manusia (SDM) demi mengoptimalkan bonus demografi yang diperkirakan terjadi pada 2030-2035.

Hal itu disampaikan Presiden saat memberikan pengarahan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik Dies Natalis ke-46 Universitas Sebelas Maret di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat.

“Saya membayangkan kita ini punya waktu urusan SDM untuk mengejar itu hanya punya waktu dua tahun,” kata Presiden dalam acara yang disiarkan langsung di kanal YouTube resmi UNS tersebut, seperti dikutip Antara, Jumat (11/3/2022).

Baca juga : Presiden Jokowi Lepas Ekspor Mobil Perdana ke Australia

Menurut Presiden dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang begitu cepat harus diikuti program pendidikan yang dinamis, cepat dan riset yang berkesesuaian dengan tantangan zaman.

Dalam waktu dua tahun tersebut, segenap institusi pendidikan di Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk berani melakukan perubahan.

“Kita berani berubah ndak dalam dua tahun ini? Kalau ndak, nanti di dalam bonus demografi 2030-2035 habis kita kalau kita enggak cepat berubah,” kata Presiden.

“Saya sudah berhitung, berkalkulasi dengan para menteri kita, kita hanya punya kesempatan berubah dua tahun ini, karena muncul bonus demografinya di 2030-2035,” ujarnya menambahkan.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button