Headline

Pengacara Minta Hakim Bebaskan Terdakwa Polisi ‘Unlawful Killing’

INDOPOSCO.ID – Tim pengacara yang mewakili 2 polisi terdakwa pembunuhan sewenang-wenang (unlawful killing) meminta majelis hakim membebaskan mereka, karena kenyataan persidangan membuktikan mereka tidak bersalah.

Koordinator Tim Penasihat Hukum Henry Yosodiningrat saat membacakan pembelaan secara virtual, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat, menerangkan dakwaan primer dan subsider jaksa tidak terbukti di persidangan.

Brigadir Polisi Satu (Briptu) Fikri Ramadhan dan Inspektur Polisi 2 (Ipda) Mohammad Yusmin Ohorella pada Selasa (22/2/2022) dituntut oleh jaksa hukuman penjara 6 tahun.

Menurut jaksa, keduanya terbukti bersalah melanggar dakwaan primer, yaitu Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Baca Juga: Dua Polisi Pelaku “Unlawful Killing” Anggota FPI Dituntut 6 Tahun Penjara

Namun, penasihat hukum dalam pembelaan menyampaikan kejadian penembakan 4 anggota FPI dalam mobil Xenia milik kepolisian pada 7 Desember 2020, yang salah satunya dilakukan oleh Briptu Fikri, merupakan perbuatan membela diri.

Sementara itu, Ipda Yusmin, yang bertugas mengemudikan mobil saat kejadian, juga tidak menyampaikan perintah penembakan.

Yusmin sebelum penembakan terjadi sempat menganjurkan “Wir, Wir, cermat Wir!”.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button