Headline

Kapolrestabes Medan Tak Terbukti Disuap, Tapi Salah Gunakan Wewenang

INDOPOSCO.ID -Kepala Polda Sumatera Utara (Sumut) Inspektur Jenderal Polisi R.Z. Panca Putra Simanjuntak menerangkan Kepala Polrestabes Medan Komisaris Besar Polisi Riko Sunarko tidak terbukti menerima suap dari istri bandar narkoba.

Menurut Panca, berdasarkan keterangan tercatat yang diterima di Jakarta, Sabtu (22/1/2022), perihal itu disimpulkan melalui hasil penajaman oleh tim gabungan dari Divisi Propam Polda Sumut dan Mabes Polri. “Tim gabungan sudah memeriksa 12 orang saksi. Salah satunya pengacara Ricardo Siahaan,” tuturnya.

Ia menyampaikan dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa Riko Sunarko tidak mengenali adanya penggelapan uang senilai Rp600 juta oleh Ricardo Siahaan.

“Kapolrestabes juga tidak tahu adanya penggelapan uang Rp600 juta yang dilakukan Ricardo Siahaan dan tidak tahu ada penerimaan Rp300 juta untuk membebaskan Imayanti, istri bandar narkoba agar tidak ditahan,” ucap Panca.

Baca Juga : Sita 27 Ton Narkoba, Tiongkok Bekuk 77 Ribu Pelaku

Dari hasil pemeriksaan, tutur Panca, tim gabungan hanya membenarkan bahwa Riko Sunarko menginstruksikan Kasat Narkoba Komisaris Polisi Oloan Siahaan untuk membeli sepeda motor seharga Rp13 juta sebagai hadiah kepada anggota Koramil yang berhasil menguak ganja.

Namun Riko Sunarko hanya membayar Rp7 juta, sedangkan sisanya Rp 6 juta dibayar oleh Kompol Oloan Siahaan. “Ini mestinya tidak boleh terjadi karena sebagai atasan dia tidak boleh membebankan sisa pembayaran tersebut kepada bawahannya. Hal ini sesuai Pasal 7 ayat (2) poin (a) Peraturan Kapolri Nomor 14/2011 tentang Kode Etik Profesi Polri,” tutur Panca dikutip Antara.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button