Headline

Penolakan MA atas Gugatan Yusril Momentum Majukan Partai Demokrat

INDOPOSCO.ID – Penolakan Majelis Hakim Mahkamah Agung (MA) atas gugatan Yusril Ihza Mahendra momentum kader untuk memajukan Partai Demokrat.

Gugatan uji materi (Judicial Review) yang dilayangkan Yusril Ihza Mahendra terkait Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat era Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono(AHY).

“Alhamdulillah, saya bersyukur karena MA telah menolak gugatan uji materi Yusril Ihza Mahendra. Ini membuktikan bahwa Partai Demokrat ada pada trek yang benar,” ujar Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono mengatakan, dalam keterangan di Jakarta, Rabu (10/11).

Dia meyakini penolakan gugatan uji materi Yusril Ihza Mahendra oleh MA itu menjadi modal semangat bagi kader Demokrat untuk memajukan partai, bahkan dia optimistis, Partai Demokrat akan menjadi pemenang Pemilu 2024 mendatang dan akan tetap berkoalisi dengan rakyat.

“Ini menjadi momentum yang sangat kuat bagi kami untuk berjuang keras memajukan partai kami. Kemenangan ini juga sangat memotivasi kami dalam memenangkan 2024,” ucap Mujiyono yang saat ini menjabat Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta ini, seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro, dalam keterangan resminya mengatakan, MA tidak berwenang memeriksa, mengadili dan memutus objek permohonan berupa Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai politik.

“MA tidak berwenang memeriksa, mengadili dan memutus objek permohonan, karena AD/ART tidak memenuhi unsur sebagai suatu peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 2 dan Pasal 8 UU PPP,” ucap Andi.

Diketahui, AD/ART Partai Demokrat Tahun 2020 itu telah disahkan berdasarkan Keputusan Nomor M.H-09.AH.11.01 Tahun 2020 tertanggal 18 Mei 2020 tentang Pengesahan Perubahan AD/ART.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button