Headline

Imparsial Minta Hentikan Dugaan Kriminalisasi Petani di Kampar

INDOPOSCO.ID – Sejumlah petani sawit di Kampar, Riau diduga mengalami kriminalisasi. Terbukti ketua Koperasi Sawit-Makmur (KOPSA M), Anthony Hamzah ditetapkan tersangka oleh Polres Kampar, Riau pada September 2021.

Penetepan tersangka itu berkait dengan aksi demonstrasi yang dilakukan orang lain mengatasnamakan KOPSA-M. Selain itu, Anthony Hamzah dikriminalisasi karena menjual sawit milik koperasinya sendiri.

Kriminalisasi tersebut bukan pertama kali dialami oleh petani yang tergabung dalam KOPSA-M. Sebelumnya, ada 2 petani mengalami rekayasa kasus serupa.

Berita Terkait

Upaya kriminalisasi itu, diduga kuat berkait laporan petani-petani KOPSA-M di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri terkait tindak pidana penyerobotan lahan diduga dilakukan sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pihak swasta.

Menurut Imparsial, sengketa tanah bermula pada tahun 2001 di mana para petani KOPSA-M melakukan kerja sama Kemitraan Inti Plasma, yakni kerja sama pengelolaan tanah untuk dijadikan perkebunan sawit dengan PTPN V seluas 4.000 hekare.

“Di kemudian hari ternyata usaha perkebunan ini gagal dan merugi. Ironisnya, utang sebesar Rp 140 miliar timbul akibat kerja sama itu kini ditagihkan kepada pada petani KOPSA-M,” kata Direktur Imparsial Gufron Mabruri dalam keterangannya, Rabu (13/10/2021).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button