Headline

Penanganan MKD Atas Azis Syamsuddin Dinilai Lamban, Pengamat: Bisa Perburuk Citra DPR

INDOPOSCO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan Azis Syamsuddin menjadi tersangka. Oleh karenanya, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) seharusnya aktif menangani kasus dugaan pelanggaran etika Wakil Ketua DPR RI tersebut.

Pernyataan tersebut diungkapkan Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga melalui gawai, Minggu (26/9/2021).

Ia menegaskan, MKD jangan menunggu keputusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap. Sebab penanganan kasus etika Azis Syamsuddin akan berlarut-larut.

“Semakin lama kasus Azis Syamsuddin diputus MKD, dampaknya akan semakin besar kepada DPR RI. Bahkan, kasus yang diduga melibatkan Azis Syamsudin itu dengan sendiri akan berpengaruh terhadap Partai Golkar,” terangnya.

Ia menyebut, ada dua dampak terhadap DPR RI bila penanganan kasus Azis Syamsuddin berlarut-larut. Sebagai Wakil Ketua DPR RI, kasus Azis Syamsuddin diperkirakan dapat mempengaruhi kinerja lembaga terhormat tersebut.

“Terjadinya kekosongan tugas dan fungsi Azis Syamsuddin sebagai wakil ketua DPR RI akan melemahkan terwujudnya fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan,” ungkapnya.

Dampak lainnya, sambungnya, tentu berkaitan langsung dengan citra DPR di mata masyarakat. Kalau kasus Azis Syamsuddin semakin lama diselesaikan, maka masyarakat dihawatirkan akan menilai DPR semakin buruk.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button