• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Ini Tiga Gejala Spesifik Diabetes yang Harus Diwaspadai

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 4 November 2022 - 21:33
in Gaya Hidup
diabetes

Ilustrasi diabetes (Pexel)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Puskesmas Kelurahan Tugu Utara 3 Kecamatan Koja Jakarta dr. Endang Sulistyani mengingatkan terdapat tiga gejala klinis yang spesifik yang harus diwaspadai masyarakat, terutama bagi orang-orang dengan faktor risiko tinggi.

“Ada tiga ciri khas atau gejala klinis yang spesifik untuk penyakit DM ini yang disebut 3P atau tiga banyak. Adalah poliuri atau banyak kencing, kemudian polidipsi atau banyak minum, dan polifagi atau banyak makan,” kata Endang dalam bincang virtual yang disiarkan melalui YouTube Dinkes DKI diikuti di Jakarta, Jumat (4/11).

BacaJuga:

Jelajahi Indonesia dari Kenyamanan Oakwood Hotel & Apartments Taman Mini Jakarta

5 Hari di Batam, Daihatsu Kumpul Sahabat Padukan Otomotif dan Hiburan

Wave to Earth Tutup “The Pieces Tour” dengan Dua Konser Spesial di Seoul

Lebih lanjut, dia menjelaskan gejala poliuri ditandai ketika seseorang banyak berkemih atau sering buang air kecil. Hal tersebut, imbuh Endang, disebabkan karena kadar gula di dalam darah yang sangat meningkat, kemudian ginjal berusaha untuk membuang gula dan ikut menarik cairan yang banyak di dalam tubuh.

“Sehingga seseorang yang kadar gula dalam darahnya meningkat ini mengalami sering sekali berkemih atau buang air kecil. Bahkan dalam sehari bisa lima liter yang dikeluarkan pada saat berkemih,” ujarnya.

Selanjutnya, gejala polidipsi atau sering haus. Kondisi ini terjadi karena banyak cairan yang dikeluarkan ketika buang air kecil sehingga seorang penderita diabetes akan merasa haus yang berlebihan dan kebutuhan untuk minum juga menjadi lebih besar.

Terakhir, gejala polifagi atau banyak makan yang terjadi saat tubuh mengalami kelaparan sel sehingga tubuh akan berusaha memasukkan banyak kalori untuk mengatasi sel-sel yang kelaparan. Dengan demikian, seseorang yang kadar gula dalam darahnya tinggi akan merasa sering lapar atau banyak makan.

“Itu adalah gejala-gejala yang spesifik untuk diabetes melitus. Ada juga gejala yang tidak spesifik misalnya penurunan berat badan karena sebab yang tidak diketahui, ‘Kok, tiba-tiba berat badan saya turun banyak padahal saya makan banyak’,” kata Endang.

Selain itu, gejala yang tidak spesifik lainnya termasuk tubuh merasa lemas, bisa muncul gatal-gatal, terdapat luka yang tidak kunjung sembuh atau bisul yang hilang-timbul, keputihan pada perempuan, bahkan impotensi pada laki-laki.

“Tapi gejala-gejala ini bisa juga terjadi pada saat yang sudah lanjut sehingga seseorang kadang-kadang tidak sadar bahwa dirinya sudah mengidap diabetes melitus, bahkan ada yang tidak bergejala sehingga terlambat diketahui seseorang mengidap diabetes melitus,” katanya.

Endang mengingatkan penyakit diabetes, terutama diabetes tipe dua, sebetulnya berisiko terhadap semua orang. Secara garis besar, terdapat faktor risiko yang sebenarnya dapat diubah untuk menurunkan risiko terjadinya diabetes seperti obesitas, kurang aktivitas fisik, tidak diet gizi seimbang, serta hipertensi.

Sementara faktor risiko yang tidak dapat diubah seperti usia, keturunan, ibu yang menderita diabetes gestasional, serta kelahiran bayi dengan bobot kurang dari 2500 gram.

Endang mengatakan penegakan diagnosis diabetes melitus dilakukan melalui pemeriksaan gula darah, yakni pemeriksaan gula darah sewaktu melalui vena kapiler di ujung jari atau melalui darah vena yang biasanya diambil dari siku.

“Seseorang ditegakkan menyandang DM apabila kadar gula darah sewaktunya lebih dari 200mg/dL disertai dengan gejala-gejala yang spesifik seperti yang disebutkan, ada polifagi, poliuri, polidipsi,” katanya.

Pemeriksaan darah lain yang bisa dilakukan yaitu gula sampel darah puasa yang diambil ketika seseorang sudah berpuasa minimal 8 jam. Apabila kadar gula darah lebih dari 126 mg/dL, maka sudah bisa ditegakkan sebagai diabetes melitus.

Ada pula pemeriksaan yang lebih spesifik dengan pemeriksaan HBA1C, yang apabila kadar gula darah lebih dari 6,5 mg/dL maka dikategorikan sebagai diagnosa diabetes melitus. (bro)

Tags: Diabeteskesehatan

Berita Terkait.

oakwood
Gaya Hidup

Jelajahi Indonesia dari Kenyamanan Oakwood Hotel & Apartments Taman Mini Jakarta

Kamis, 3 September 2026 - 22:12
5 Hari di Batam, Daihatsu Kumpul Sahabat Padukan Otomotif dan Hiburan
Gaya Hidup

5 Hari di Batam, Daihatsu Kumpul Sahabat Padukan Otomotif dan Hiburan

Kamis, 3 September 2026 - 14:06
Rencana Masa Depan JYP Entertainment Terancam Dibatalkan
Gaya Hidup

Wave to Earth Tutup “The Pieces Tour” dengan Dua Konser Spesial di Seoul

Kamis, 3 September 2026 - 04:03
Rencana Masa Depan JYP Entertainment Terancam Dibatalkan
Gaya Hidup

Rencana Masa Depan JYP Entertainment Terancam Dibatalkan

Kamis, 3 September 2026 - 02:03
NouerA Ungkap Perjalanan dan Chemistry Antarmember Lewat Mini Album Keempat “.exe”
Gaya Hidup

NouerA Ungkap Perjalanan dan Chemistry Antarmember Lewat Mini Album Keempat “.exe”

Rabu, 2 September 2026 - 21:05
Pameran
Gaya Hidup

Indonesia Wellness Festival 2026 Angkat Paradigma Baru Gaya Hidup Sehat Berkelanjutan

Rabu, 2 September 2026 - 17:22

OLAHRAGA

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda
Olahraga

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 3 September 2026 - 09:12

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto mempertimbangkan komposisi pemain yang akan diturunkan menghadapi Laos U-20 dalam laga kedua...

SelengkapnyaDetails
nova

Tumpul Lawan Malaysia, Garuda Muda Pertajam Penyelesaian Akhir demi Tumbangkan Laos

Rabu, 2 September 2026 - 15:05
ferry

Izin Prinsip Sudah Terbit, League Persija Versus Persib Fix di GBK

Rabu, 2 September 2026 - 13:13
SUPER

Super League 2026 Resmi Bergulir, STY vs Igor Tolic Panaskan Rivalitas Persija-Persib

Rabu, 2 September 2026 - 08:10
league

Alasan “Indonesia Menyala” Gantikan “Gaskeun” sebagai Theme Song Super League 2026/2027

Rabu, 2 September 2026 - 04:04

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.