Gaya Hidup

IDAI: Obesitas Jadi Masalah Anak yang Terlupakan selama PJJ

INDOPOSCO.IDIkatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebutkan obesitas menjadi permasalahan pada anak yang terlupakan selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) saat pandemi Covid-19 berlangsung.

“Dalam praktik, saya sudah ketemu dalam waktu seminggu sudah ada tiga anak yang konsultasi jantung karena obesitas,” kata Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso dalam siaran langsung bertajuk “PTM 100% Apa Dampaknya?” yang diikuti secara daring di Jakarta, seperti dikutip Antara, Kamis (6/1/2022).

Piprim menuturkan, obesitas menyebabkan berat badan terus bertambah sehingga anak dapat merasa lebih cepat lelah. Akibatnya, menambah masalah baru pada anak meski masalah pandemi Covid-19 belum usai.

Dalam contoh kasus yang dia jabarkan, terdapat anak kelas satu SMA yang memiliki berat hingga 120 kilogram.

Selain mudah lelah, obesitas juga berpotensi memberikan celah anak terkena komorbid yang menimbulkan bahaya bagi anak. Sehingga orang tua betul-betul harus memperhatikan setiap asupan gizi yang dikonsumsi anak pada saat belajar di depan layar yang memiliki ruang terbatas untuk anak bisa bergerak.

Menurutnya, meskipun anak terlihat lelah pada saat belajar di depan komputer atau laptop, lebih baik orang tua tidak secara terus menerus memberikan seorang anak sebuah makanan. Terlebih lagi, perlu menghindari konsumsi makanan yang memiliki rasa manis dan juga makanan siap saji.

“Asupan makanan kasih sayang itu tidak mesti diwujudkan dalam memberikan junk food pada anak atau dengan minuman manis. Sudah pasti bikin anak menggelembung berat badannya. Ketika obesitas, dia menjadi terkena komorbid utama pada Covid-19 ini. Jadi kita menjerumuskan anak kita sendiri mohon diperhatikan,” tegas Piprim.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button