• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Pemecahan Masalah Pada Remaja Didasari Emosi, Ini Penjelasan Psikolog

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 11 November 2021 - 17:28
in Gaya Hidup
ilustrasi tawuran remaja. (Antara)

ilustrasi tawuran remaja. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Psikolog Klinis Ivana Prafitasari menuturkan, usia remaja adalah tahap pencarian jati diri. Dengan kapasitas yang masih labil dan cara berpikir yang terbatas.

“Mereka (para remaja) sering kali mengambil tindakan tanpa berpikir panjang dan memikirkan akibatnya nanti,” ujar Ivana Prafitasari dalam acara daring, Kamis (11/11/2021).

BacaJuga:

Nyeri Sendi di Usia Muda Jangan Dianggap Biasa, Waspadai Rheumatoid Arthritis

Ayah Ha Young Buka Suara Soal Sejarah Keluarga yang Dikaitkan dengan Pro-Jepang, Tuai Kritik

Mantan Anggota Dragon 5 Tae Ditemukan Meninggal di Sungai Chao Phraya, Polisi Selidiki Misteri

Selain itu, menurut Ivana, di usia remaja juga kemampuan masih perlu diasah. Dan secara biologis, otak bagian depan (untuk mengambil keputusan hingga pemecahan masalah) belum matang.

“Otak untuk emosi para remaja sudah berkembang (selesai). Tapi pengambilan keputusan masih didasari dengan emosi,” katanya.

“Pengendalian emosi pada remaja masih kurang baik dan pertumbuhan para remaja masih pada tahap sensitif,” imbuhnya.

Sehingga, yang berpengaruh pada diri remaja dipengaruhi oleh lingkungan. Seperti cara menyelesaikan masalah, tentu juga dipengaruhi oleh faktor keluarga dan lingkungan mereka.

“Remaja juga memiliki kebutuhan mandiri, siapa diri mereka? Untuk aktualisasi kepada teman-teman mereka,” terangnya.

“Mereka juga masih mementingkan diri sendiri, sehingga masalah sepele saling ejek, bisa menimbulkan konflik sedemikian rupa,” imbuhnya.

Sebelumnya, dua kelompok remaja di Jakarta Utara terlibat bentrok yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Bentrokan tersebut diketahui gara-gara saling ejek di media sosial (Medsos).
(nas)

Tags: Jakarta Utarapemecahansolusitawuran

Berita Terkait.

Sandra
Gaya Hidup

Nyeri Sendi di Usia Muda Jangan Dianggap Biasa, Waspadai Rheumatoid Arthritis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:31
ha
Gaya Hidup

Ayah Ha Young Buka Suara Soal Sejarah Keluarga yang Dikaitkan dengan Pro-Jepang, Tuai Kritik

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:05
tae
Gaya Hidup

Mantan Anggota Dragon 5 Tae Ditemukan Meninggal di Sungai Chao Phraya, Polisi Selidiki Misteri

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:04
nowz
Gaya Hidup

NOWZ Ungkap Tantangan di Balik Single Terbaru “Achilles”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:33
changbin
Gaya Hidup

Changbin Stray Kids Donasikan Rp1,1 Miliar di Hari Ulang Tahun untuk Bantu Pasien Anak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 02:20
kim
Gaya Hidup

Saudara Kim Jaejoong Dituduh Lakukan Perundungan dan Penganiayaan di Filipina

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:11

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2211 shares
    Share 884 Tweet 553
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    999 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.