• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Nikmatnya Nasi Ayam Merangkat Khas Lombok

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 2 Oktober 2021 - 07:25
in Gaya Hidup
Desa wisata Bonjeruk sediakan kuliner "Nasi Ayam Merangkat". Foto : Antara

Desa wisata Bonjeruk sediakan kuliner "Nasi Ayam Merangkat". Foto : Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengembangan Desa Wisata tidak hanya mengandalkan potensi alam, kerajinan maupun lingkungan. Makanan dan jajanan tradisional menjadi salah satu faktor pendukung atau daya tarik meningkatkan kunjungan wisatawan.

Seperti halnya yang dilakukan Desa Wisata Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah menawarkan makanan tradisional “Nasi Ayam Merangkat” dan jajanan khas Lombok yang dijual di Pasar Bambu.

BacaJuga:

Chubb Life Indonesia Hadirkan Solusi Perlindungan Modern Lewat My Critical Illness Protection

Seo Yuri Jadi Tersangka di Tengah Kasus Stalking, Picu Kekhawatiran Publik

Park Ji Hoon Siap Comeback di Layar Kaca, “The Legend of Kitchen Soldier” Tayang Mei 2026

Pengurus Pokdarwis Desa Wisata Bonjeruk Dayat mengatakan, dalam mengembangkan Desa wisata ditengah pandemi ini tidak hanya mengandalkan pemandangan alam pendesaan dan budaya serta sejarah. Namun, pihaknya mengembangkan Desa wisata dengan menonjolkan potensi makanan khas lombok kepada para wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Makanan khas Lombok kita kembangkan menjadi potensi wisata,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (30/9/2021).

Lokasi pasar bambu ini dulu lahan hanya menjadi genangan air dan terdiri dari semak dan bambu-bambu ini selalu di tebang untuk dijual.

“Setelah dibangun tempat ini menjadi lebih tertata dan bambupun semakin terpelihara dan memberikan dampak ekonomi yg besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan, sebelum pandemi pasar bambu itu awalnya memang dikhususkan untuk wisatawan mancanegara. Namun, karena Covid-19 sejak dua tahun lalu tidak ada wisatawan yang datang.

“Awalnya kita telah jalin kerjasama dengan pihak pengelolaan Kapal Pesiar dan agen trevel. Hampir 800 wisatawan asing yang telah mencoba kuliner makanan di pasar Bambu ini,” ujarnya dilansir Antara.

Meskipun pandemi, pihaknya tetap bertahan dan mencoba hal baru supaya Desa wisata tersebut tetap aktif. Sehingga muncul gagasan untuk membuka pasar bambu itu kepada wisatawan lokal dengan mengandalkan Nasi Ayam Merangkat.
“Alhamdulillah cukup ramai setiap hari tamu yang datang,” tandasnya.

Dijelaskan, Nasi Ayam Merangkat ini memiliki filosofi, di mana nasi tersebut biasanya disajikan saat ada warga yang menikah dan pihak keluarga dalam menyambut kedua mempelai memotong puluhan ayam untuk dimasak dengan cara dibakar, dikasih bumbu sambal dan disajikan bagi warga sebagai rasa syukur, karena anak mereka menikah (Merarik”red bahasa sasak).

“Ciri khasnya makanan ini pedas dan biasanya disajikan setiap ada yang menikah,” katanya.

“Tapi kalau untuk wisatawan asing, bumbunya tidak pedas, kita sesuaikan dengan lidah mereka,” tambahnya.

Menurutnya, apabila pandemi ini berakhir, pasti wisatawan yang akan datang cukup banyak dan pariwisata bisa pulih kembali. Terlebih dengan adanya event WSBK dan MotoGP di Sikuit Mandalika bisa menjadi magnet kunjungan wisatawan di Lombok khususnya dan berdampak bagi pelaku wisata atau masyarakat.

“Semoga pandemi ini tuntas dan event balapan di Sirkuit Mandalika itu bisa membangkitkan pariwisata,” ujarnya. (aro)

Tags: ayamKulinerLombokNTB

Berita Terkait.

Keluarga
Gaya Hidup

Chubb Life Indonesia Hadirkan Solusi Perlindungan Modern Lewat My Critical Illness Protection

Rabu, 8 April 2026 - 18:28
seo
Gaya Hidup

Seo Yuri Jadi Tersangka di Tengah Kasus Stalking, Picu Kekhawatiran Publik

Rabu, 8 April 2026 - 08:20
park
Gaya Hidup

Park Ji Hoon Siap Comeback di Layar Kaca, “The Legend of Kitchen Soldier” Tayang Mei 2026

Rabu, 8 April 2026 - 05:05
nct
Gaya Hidup

NCT JNJM Siap Sapa Fans Lewat Tur Fan Meeting 2026 “DUALITY”, Jakarta Masuk Daftar!

Rabu, 8 April 2026 - 03:30
illit
Gaya Hidup

Sebar Tuduhan Palsu Soal ILLIT–NewJeans, YouTuber Dihukum Bayar Ganti Rugi ke HYBE

Rabu, 8 April 2026 - 02:20
Steamboot
Gaya Hidup

Hangatkan Momen Kebersamaan dengan Steamboat Delight di Rooftop Vasaka Hotel Jakarta

Selasa, 7 April 2026 - 15:06

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    744 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.