Ekonomi

BNI Komitmen Jaga Pertumbuhan Kredit 7 Persen hingga Akhir Tahun

INDOPOSCO.ID – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) berkomitmen untuk menjaga pertumbuhan kredit hingga akhir tahun ini berada di kisaran 7 persen hingga 10 persen, dengan segmen korporasi menjadi salah satu motor pertumbuhan.

Dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional, BNI mencatat banyak korporasi yang semakin adaptif dan terus semakin kuat menjadi katalis pemulihan ekonomi. Target utama BNI adalah nasabah-nasabah unggulan di masing-masing sektor, beserta dengan value chain business partnernya.

Direktur Corporate & International Banking BNI Silvano Rumantir menyampaikan, fokus BNI untuk ekspansi kepada nasabah blue chip dilakukan sejalan dengan kebijakan strategis yang sudah ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) dengan kebijakan manajemen risiko yang prudent. Pertumbuhan bisnis segmen korporasi memberikan multiplier effect yang besar terhadap ekonomi dan dalam jangka panjang serta dapat menghasilkan portofolio bisnis yang berkelanjutan bagi perseroan.

Berita Terkait

Baca Juga : Kunjungan Menteri BUMN, BNI Amsterdam Tangkap Peluang Pasar Global

Pada semester pertama 2022 ini, BNI berhasil mencatatkan outstanding kredit korporasi sebesar Rp311,2 triliun, atau naik 8,28 persen secara tahunan (year on year/YoY) terutama didorong oleh pertumbuhan di segmen korporasi blue chip. Momentum penyaluran kredit korporasi BNI dalam beberapa kuartal terakhir semakin membaik dimana penyaluran kredit selama kuartal 2 di tahun ini merupakan yang tertinggi pasca pandemi.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button