Ekonomi

Rupiah Melemah Seiring Sinyal “Hawkish” Pejabat The Fed

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi melemah, seiring pernyataan hawkish (dukungan pengetatan moneter) dari pejabat bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed).

Rupiah pagi ini melemah 31 poin atau 0,21 persen ke posisi Rp14.874 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.843 per dolar AS.

“Dolar AS outlook-nya menguat dibalik masih terjaganya prospek kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve,” kata analis Monex Investindo Futures Faisyal dalam kajiannya di Jakarta, Kamis (1/8), seperti dikutip Antara.

Berita Terkait

Dolar AS bergerak naik dibalik menguatnya prospek kenaikan suku bunga acuan The Fed, khususnya setelah adanya pernyataan yang cenderung hawkish dari Presiden Fed Cleveland, Loretta Mester semalam.

Mester mengatakan bahwa bank sentral perlu untuk menaikkan suku bunga di atas 4 persen pada awal tahun depan.

Dolar AS juga menguat dibalik permintaan terhadap aset safe haven yang likuid di tengah memanasnya ketegangan AS-Tiongkok terkait Taiwan serta memburuknya penyebaran virus Covid-19 di Tiongkok.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button